Peristiwa Penting yang Menyebabkan Tentara Jepang Menyerah tanpa Syarat

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peristiwa penting yang menyebabkan tentara Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu adalah bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Pengeboman tersebut terjadi pada waktu yang berbeda, tetapi tanggalnya berdekatan.
Pengeboman di Hiroshima terjadi pada tanggal 6 Agustus 1945, sedangkan pengeboman di Nagasaki terjadi pada tanggal 9 Agustus 1945. Peristiwa itu dilakukan oleh Amerika Serikat.
Peristiwa Penting yang Menyebabkan Tentara Jepang Menyerah tanpa Syarat kepada Sekutu adalah Bom Atom
Sebelum datang ke Indonesia, Jepang telah memiliki masalah dengan Amerika Serikat. Jepang pernah melakukan penyerangan mendadak ke pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour pada 7 Desember 1941.
Mengutip dari buku Target Nilai Rapor 10, Tim Guru Indonesia (2011: 267), alasan Jepang melakukan penyerangan tersebut karena khawatir jika Amerika Serikat akan menyerang Jepang sewaktu-waktu. Namun, kenyataannya bertolak belakang.
Serangan tersebut justru menimbulkan buntut panjang. Salah satu dampak terbesar adalah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945.
Peristiwa penting yang menyebabkan tentara Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu adalah bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Amerika Serikat mengebom Hiroshima terjadi pada tanggal 6 Agustus 1945.
Selang tiga hari kemudian, Amerika Serikat melakukan pengeboman kedua di Nagasaki, yakni 9 Agustus 1945. Kondisi itu membuat Jepang mengalami banyak kerugian.
Dampak Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki
Sebelum membuat Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, ada banyak dampak yang terjadi. Mengutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sugiharsono, dkk. (2008: 125), contoh dampaknya, yaitu:
Membawa kerugian material;
Hancurnya kedua kota tersebut;
Banyak korban jiwa; serta
Mempersulit kedudukan Kaisar Hirohito karena harus menghentikan peperangan secepatnya.
Selain empat dampak tersebut, ledakan bom atom juga menimbulkan dampak serius dan berkepanjangan, yaitu:
Pencemaran lingkungan, baik itu udara, tanah, maupun air akibat unsur kimia dalam bom atom.
Kerusakan hasil perikanan dan perikanan akibat lingkungan yang tercemar.
Kelangkaan pangan akibat penurunan hasil panen.
Kini, jelas bahwa peristiwa penting yang menyebabkan tentara Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu adalah bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Pengeboman tersebut terjadi pada tanggal 6 Agustus 1945 dan tanggal 9 Agustus 1945. (AA)
