Konten dari Pengguna

Perkembangan Revolusi Hijau Masa Orde Baru di Negara Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Perkembangan Revolusi Hijau Masa Orde Baru. Sumber: Unsplash.com/Tim Mossholder
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Perkembangan Revolusi Hijau Masa Orde Baru. Sumber: Unsplash.com/Tim Mossholder

Revolusi Hijau pada masa Orde Baru memengaruhi bidang pertanian di Indonesia. Bagaimana perkembangan Revolusi Hijau masa Orde Baru?

Revolusi Hijau pada masa itu mencakup perkembangan dalam banyak aspek di bidang pertanian. Contoh cakupan perkembangan pertanian saat Revolusi Hijau adalah pemilihan bibit unggul serta pengolahan tanah yang baik.

Bagaimana Perkembangan Revolusi Hijau Masa Orde Baru?

Ilustrasi Bagaimana Perkembangan Revolusi Hijau Masa Orde Baru. Sumber: Unsplash.com/Henry Be

Orde Baru merupakan masa pemerintahan Presiden Indonesia yang kedua, yakni Soeharto. Masa tersebut berlangsung sejak tahun 1966 sampai dengan tahun 1998.

Selama kurun waktu 32 tahun tersebut, pemerintah masa Orde Baru melakukan banyak kebijakan. Salah satu kebijakan yang terkenal pada masa itu adalah Revolusi Hijau.

Revolusi Hijau menjadi kebijakan yang terkenal karena memiliki pengaruh terhadap perkembangan pertanian. Bagaimana perkembangan Revolusi Hijau masa Orde Baru di Indonesia?

Mengutip dari buku Pasti Bisa Sejarah Indonesia untuk SMA/MA Kelas XII karya Tim Ganesha Operation (2017: 84), Revolusi Hijau merupakan kebijakan modernisasi di bidang pertanian. Kebijakan tersebut mempunyai pengaruh yang penting.

Keberadaan Revolusi Hijau memunculkan adanya modernisasi untuk memenuhi industrialisasi ekonomi nasional. Ragam intensifikasi pertanian pun terjadi pada era Revolusi Hijau. Berikut adalah program intensifikasi pertanian yang dikenal dengan nama Pancausaha Tani:

  1. Pemilihan bibit unggul.

  2. Pengolahan tanah yang baik atau pemupukan yang teratur.

  3. Irigasi

  4. Pemberantasan hama.

  5. Teknik penanaman yang lebih teratur.

Keberadaan Revolusi Hijau di Indonesia

Ilustrasi Bagaimana Perkembangan Revolusi Hijau Masa Orde Baru. Sumber: Unsplash.com/henry perks

Revolusi Hijau sebagai kebijakan di bidang pertanian mempunyai peran penting bagi Indonesia. Kebijakan tersebut membuat negeri ini membuat petani lebih maju dalam melakukan kegiatan pertanian.

Ketergantungan petani terhadap cuaca makin berkurang pada era Revolusi Hijau. Hal itu dapat terjadi karena ada peran ilmu pengetahuan dan teknologi yang membantu dalam upaya meningkatkan produksi pangan.

Mengutip dari buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII IPA karya Indratno, dkk. (2007: 88), inti Revolusi Hijau adalah persoalan teknologi karena hampir semua cakupan kegiatannya bersangkut paut dengan teknologi yang modern.

Namun, rencana pengembangan pertanian tersebut mengalami kendala. Revolusi Hijau yang semula wujud dari industrialisasi pertanian di Indonesia dan mempunyai tujuan demi kebaikan pertanian Indonesia, justru menimbulkan permasalahan.

Indratno, dkk. (2007: 88) menjelaskan bahwa disadari bahwa biaya yang harus dikorbankan untuk mencapai kondisi tersebut sangat mahal, yaitu:

  • Rusaknya struktur tanah;

  • Keanekaragaman hayati menghilang;

  • Limbung desa menghilang;

  • dan petani semakin miskin.

Jadi, bagaimana perkembangan Revolusi Hijau masa Orde Baru di Indonesia? Perkembangan revolusi tersebut memberi dampak terhadap kemajuan pertanian di Indonesia, tetapi sejumlah faktor membuat Revolusi Hijau menjadi memiliki kendala. (AA)