Persamaan Kolonialisme dan Imperialisme yang Perlu Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kolonialisme dan imperialisme adalah istilah yang sering didengar serta berhubungan dengan sejarah dunia. Adapun salah satu persamaan kolonialisme dan imperialisme terletak pada tujuan tindakannya.
Napitupulu, Sanusi, Sidabutar, dan Lubis dalam Sejarah Perlawanan Terhadap Kolonialisme dan Imperialisme di Sumatera Utara mengungkapkan bahwa kolonialisme dan imperialisme lebih akrab disebut dengan praktik penjajahan.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar persamaan kolonialisme dan imperialisme, simak selengkapnya di artikel berikut.
Persamaan Kolonialisme dan Imperialisme
Praktik kolonialisme pertama kali dilakukan oleh bangsa Eropa pada abad ke-15 Masehi. Salah satu penyebabnya adalah jatuhnya Konstantinopel di tangan Turki Utsmani pada 1453.
Pada dasarnya, kolonialisme dan imperialisme sering dikaitkan karena mempunyai kemiripan. Adapun persamaan kolonialisme dan imperialisme adalah:
Menggambarkan hubungan ekspolitatif. Kedua istilah tersebut menerapkan praktik eksploitasi sumber daya pada negara yang telah ditaklukkan.
Memanfaatkan suatu wilayah atau negara untuk mencapai kepentingan dari negara penakluknya. Biasanya, hal itu untuk mencapai tujuan ekonomi serta politik.
Menerapkan kebijakan yang merugikan wilayah atau negara taklukkannya.
Kebijakan yang menguntungkan negara penguasa.
Perbedaan Kolonialisme dan Imperialisme
Selain persamaan, kolonialisme dan imperialisme juga mempunyai sejumlah perbedaan. Adapun perbedaan kolonialisme dan imperialisme, antara lain:
Kolonialisme pertama kali muncul pada abad ke-15 Masehi. Sementara itu, imperialisme muncul di zaman Romawi dan semakin memuncak pada abad ke-19.
Kolonialisme mempunyai target untuk menguasai perdagangan negara tujuan. Sementara itu, imperialisme menargetkan penduduk atau sumber daya dari negara tujuan.
Kolonialisme dalam bahasa Latin mempunyai arti petani. Sementara itu, imperialisme dalam bahasa Latin berarti memerintah.
Kolonialisme berupaya untuk mengambil kendali atas budang ekonomi maupun politik. Sementara itu, imperialisme dilakukan untuk mengambil kendali terhadap bidang ekonomi atau politik secara formal maupun informal.
Kolonialisme dilakukan dengan mengeksploitasi sumber daya negara yang dikuasai demi kepentingan negara penguasa. Di sisi lain, imperialisme dilakukan untuk mendirikan kerajaan, sistem pemerintahan, maupun memperluas wilayah kekuasaan.
Kolonialisme tetap menjalankan perintah dari negara asal atau induknya. Imperialisme menjalankan kekuasaan atas wilayah yang dikuasai lewat kontrol tidak langsung maupun kedaulatan.
Demikian sederet informasi mengenai persamaan kolonialisme dan imperialisme. [ENF]
