Konten dari Pengguna

Pertanyaan Tentang Bullying dan Penjelasannya Agar Dapat Dihindari

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pertanyaan tentang bullying. sumber foto: Keira Burton/Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertanyaan tentang bullying. sumber foto: Keira Burton/Pexels

Pertanyaan tentang bullying dan penjelasannya merupakan salah satu topik yang harus dibahas dengan serius. Mulai dari faktor penyebab bullying, dampak bullying, kenapa melakukan bullying, dan lain sebagainya.

Mengingat bullying adalah salah satu perilaku, sikap atau tindakan yang memberikan dampak cukup serius untuk korban. Baik secara fisik maupun secara mental.

Pertanyaan Tentang Bullying

Ilustrasi pertanyaan tentang bullying. Sumber foto: cottonbro studio/Pexels

Dikutip dari buku Stop Bullying Sejak Dini karya Widya Ayu Sapitri, S.Psi.,MH, bullying berasal dari bahasa Inggris bull yang berarti banteng.

Sedangkan dalam bahasa Indonesia, bullying disebut “menyakat” penjelasan arti dari kata menyakat adalah mengusik, mengganggu, dan merintangi orang lain.

Jadi, bullying dapat diartikan adalah sebuah bentuk perilaku kejahatan yang mengganggu kenyamanan, ketentraman, dan kedamaian korban. Baik secara fisik maupun secara mental.

Berikut beberapa pertanyaan tentang bullying sekaligus penjelasannya agar tindakan kejahatan ini dapat dihindari dan diminimalisir.

1. Apa dampak dari bullying

Dikutip dari buku Stop Bullying Sejak Dini karya Widya Ayu Sapitri, S.Psi.,MH, dampak pendek daripada bullying adalah depesi. Karena ketika mengalami bullying, korban merasa tertekan, tertindas, takut, dan lain sebagainya.

Contoh: Ketika ada anak yang terlihat penakut dan pemalu di sekolah biasanya anak ini akan dijadikan mangsa empuk oleh pelaku bullying, misalnya diperas uang sakunya, disuruh mengerjakan tugas-tugasnya, dan lain sebagainya.

Dampak panjang dari bullying akan membuat korban kehilangan rasa percaya diri, dendam dengan lingkungan, takut menjalin hubungan dengan orang lain, dan lain sebagainya.

2. Apa saja jenis-jenis bullying

Jenis bullying dapat dikelompokkan menjadi empat, yaitu secara verbal, fisik, relasional, dan elektronik.

  • Bullying verbal: Bullying verbal merupakan salah satu jenis yang sering dilakukan. Bahkan terkadang tanpa disadari bahwa apa yang dilakukan telah masuk keranah bullying. Contoh: penghinaan dengan kata-kata yang menyakitkan, fitnah, gosip, teror, dan lain sebagainya.

  • Bullying fisik: Bullying fisik merupakan salah satu jenis bullying yang mudah dideteksi. Contoh: Memukul, mencekik, mencakar, menendang, menggigit, meludahi, dan lain sebagainya.

  • Bullying Relasional: Bullying relasional adalah tindakan yang dilakukan dengan cara memutus relasi hubungan sosial dengan tujuan untuk melemahkan harga diri korban, pengabaian, pengucilan, dan lain sebagainya. Contoh: Pandangan agresif, tawa mengejek, cibiran, dan lain sebagainya.

  • Bullying elektronik: Bullying elektronik adalah bentuk bullying yang dilakukan oleh pelaku lewat sarana dan prasarana elektronik. Contoh: Lewat internet, website, chatting room, SMS, email, dan lain sebagainya.

Itulah pertanyaan tentang bullying dan penjelasannya. Semoga beberapa pertanyaan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang bullying. (DAI)