Pertanyaan Tentang Sengketa Blok Ambalat dan Jawabannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sengketa Blok Ambalat merupakan salah satu sengketa yang berkepanjangan. Untuk mempelajari sengketa ini lebih dalam, simak beberapa pertanyaan tentang sengketa Blok Ambalat beserta jawabannya.
Prof. Dr. Ir. Zaenal Fanani, MS dan Dr. Adi Bandono, M. Pd. dalam buku berjudul Ketahanan Nasional, Regional, dan Global menjelaskan bahwa sengketa Blok Ambalat merupakan sengketa batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia.
Pertanyaan Tentang Sengketa Blok Ambalat
Inilah beberapa pertanyaan tentang sengketa Blok Ambalat dan jawabannya:
1. Apa yang melatarbelakangi sengketa Blok Ambalat?
Jawabannya:
Muncul perbedaan pandangan garis batas teritorial antara Indonesia dan Malaysia. Pada perjanjian Tapal Batas Landas Kontinen di tahun 1969, Indonesia-Malaysia setuju Blok Ambalat milik Indonesia. Tetapi Malaysia mengingkari perjanjian dan memasukkan Blok Ambalat dalam peta Malaysia.
Perbedaan pandangan terhadap perjanjian di tahun 1891 dan 1915 pada sektor Timur dan traktat 1928 pada Sektor Barat Pulau Kalimantan.
Tidak jelasnya garis pembatas negara yang dibuat Belanda dan Inggris.
2. Sejak kapan sengketa Blok Ambalat terjadi?
Jawabannya:
Sengketa Blok Ambalat terjadi sejak 27 Oktober 1969.
3. Di mana letak Blok Ambalat?
Jawabannya:
Blok Ambalat lokasinya ada di Laut Sulawesi atau Selat Makassar. Tepatnya di dekat perpanjangan perbatasan darat antara Sabah, Malaysia, dan Kalimantan Timur, Indonesia.
4. Apa Argumen Malaysia mengklaim kepemilikan Blok Ambalat?
Jawabannya:
Malaysia mengklaim Blok Ambalat berada di kawasan Malaysia berdasarkan peta sekaligus interpretasi hukum laut yang berbeda dengan Indonesia.
Blok Ambalat mempunyai sumber daya alam cadangan gas bumi dan minyak yang banyak.
Malaysia ingin memperkuat posisi dan pengaruh gepolitiknya.
5. Apa alasan Indonesia meyakini Ambalat bagian dari Indonesia?
Jawabannya:
Karena dari segi historis, Blok Ambalat adalah kawasan Kesultanan Bulungan yang berada di lokasi Kalimantan Timur dan jelas kawasan ini masuk wilayah Indonesia.
6. Sekarang Blok Ambalat Milik Siapa?
Jawabannya:
Berdasarkan Hukum Internasional Blok Ambalat adalah milik Indonesia. Berdasarkan sejarah sebelum lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan, Blok Ambalat menjadi milik Malaysia.
Blok Ambalat secara penuh dikelola oleh Indonesia dengan bukti pemberian izin terhadap pihak asing. Selanjutnya, Indonesia mempunyai hak berdaulat di kawasan tersebut.
7. Bagaimana penyelesaian Blok Ambalat?
Jawabannya:
Penyelesaian Blok Ambalat dilakukan lewat negosiasi, di mana Indonesia dan Malaysia melakukan berbagai perundingan-perundingan.
Sejauh ini, hasil negosiasi adalah Malaysia mengakui Karang Unarang menjadi milik Indonesia dan akan terus dilaksanakan upaya lain dalam mencapai kesepakatan batas negara di kawasan Laut Sulawesi.
Itulah beberapa pertanyaan tentang sengketa Blok Ambalat dan jawabannya. (eK)
