Konten dari Pengguna

Prasasti Mantyasih dari Dinasti Sanjaya dan Sejarahnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi prasasti mantyasih. Sumber: Jannet Serhan/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi prasasti mantyasih. Sumber: Jannet Serhan/pexels.com

Prasasti Mantyasih adalah salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Mataram Kuno, tepatnya di masa Dinasti Sanjaya. Lokasi Prasasti Mantyasih berada di kawasan Mateseh, Magelang Utara, Jawa Tengah.

Pinardi dalam Medang dalam Lintasan Sejarah Indonesia Kuno menyebutkan bahwa Prasasti Mantyasih diperkirakan dibangun sekitar tahun 907 Masehi, tepatnya di masa kepemimpinan Raja Balitung.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai sejarah Prasasti Mantyasih, simak penjelasannya di artikel berikut.

Sejarah Prasasti Mantyasih

Ilustrasi prasasti mantyasih. Sumber: Roman Kirienko/pexels.com

Prasasti Mantyasih adalah bukti peninggalan sejarah dari Kerajaan Mataram Kuno. Letak Prasasti Mantyasih berada di Mateseh, Magelang Utara. Diperkirakan Prasasti Mantyasih dibangun pada masa pemerintahan Raja Dyah Balitung, yakni di tahun 907 Masehi atau 829 Saka.

Raja Balitung tergolong sebagai pemimpin termasyur dari Kerajaan Mataram Kuno. Hal ini dapat dilihat dari berbagai peninggalan sejarah berupa prasasti.

Selain itu, di masa pemerintahannya, wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno pun melebar dan mempunyai lahan subur. Bentang alamnya terdiri atas lembang sungai di antara gunung berapa.

Isi Prasasti Mantyasih

Isi Prasasti Mantyasih berhubungan dengan sejarah Kerajaan Mataram Kuno. Maka dari itu, prasasti ini banyak digunakan sebagai sumber sejarah. Adapun beberapa isi Prasasti Mantyasih, yaitu.

  • Daftar silsilah raja Kerajaan Mataram Kuno sebelum Rakai Dyah Balitung.

  • Berisi informasi mengenai penetapan Desa Mantyasih sebagai desa bebas pajak oleh Rakai Dyah Balitung.

  • Cerita pemberian hadiah tanah oleh Raja Balitung kepada kelima patihnya atas jasa-jasanya terhadap kerajaan.

Pembuatan Prasasti Mantyasih bertujuan untuk melegitimasi Raja Balitung sebagai pewaris takhta kerajaan yang sah. Oleh sebab itu, di dalam prasasti ini, terdapat nama-nama raja yang pernah berdaulat penuh atas seluruh kawasan Mataram Kuno.

Terdapat 9 nama raja yang tercantum dalam Prasasti Mantyasih. Hal itu dimulai dari Dinasti Sanjaya sampai Rakai Dyah Balitung. Adapun nama-nama raja Kerajaan Mataram Kuno berdasarkan isi Prasasti Mantyasih, antara lain.

  1. Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya

  2. Sri Maharaja Rakai Panangkaran.

  3. Sri Maharaja Rakai Panunggalan.

  4. Sri Maharaja Rakai Warak.

  5. Sri Maharaja Rakai Garung.

  6. Sri Maharaja Rakai Pikatan.

  7. Sri Maharaja Rakai Kayuwangi.

  8. Sri Maharaja Rakai Watuhumalang.

  9. Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung.

Demikian sederet informasi berkaitan dengan sejarah Prasasti Mantyasih dan isinya. [ENF]