Profil Vaclav Havel Pemimpin Revolusi Beludru di Cekoslowakia

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
13 Maret 2024 21:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi revolusi beludru. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi revolusi beludru. Sumber: pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pada November 1989, tuntutan pergantian rezim menggema di Cekoslowakia hingga berminggu-minggu. Dunia mengenal peristiwa tersebut sebagai Revolusi Beludru dipimpin oleh Vaclav Havel.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial karya Waluyo, bisa jadi Revolusi Beludru tak pernah ada tanpa Vacalav Havel yang meninggal tanggal 18 Desember 2011.
Artikel ini akan membahas profil Vaclac Havel yang menjadi pemimpin Revolusi Beludru di Cekoslowakia. Simak pembahasannya di sini.

Profil Vaclav Havel

Ilustrasi revolusi beludru dipimpin oleh. Sumber: pixabay
Valvac Havel lahir dari keluarga borjuis yang merupakan putra pemilik pengembang properti di Praha yang membangun hunian modern yang berkelas eksklusif di Barrandov Hills.
Tidak hanya properti, keluarga Havel juga punya restoran. Namun, kemewahan tersebut hanya sementara. Di mana keluarga Havel disita oleh rezim komunis, tidak lama setelah berkuasa.
Pengalaman tersebut membuat Valvac Havel geram. Beliau lantas menuangkan kegeramannya lewat panggung teater—cinta sekaligus rumah yang ia temukan pada awal 1960-an.
ADVERTISEMENT
Valvac Havel terpesona dengan dunia belakang panggung yang tersusun dari tumpukan properti, orang-orang di bagian penerangan, gadis perias, ruang ganti yang pengap, hingga pesta setelah pementasan yang diselenggarakan di bar, restoran bonafide, klub, maupun kafe-kafe di pusat kota yang tua.
Usai bergabung dengan kelompok teater di Praha, Valvac Havel segera membuat debut pementasan The Garden Party memuat satir atas birokrasi pemerintahan yang dianggapnya begitu bobrok.
Pertengahan 1960-an, di sepanjang Jalan Národní, sekumpulan seniman, dramawan, novelis, sineas, sampai filsuf Cekoslovakia bersepakat untuk menyatukan sikap terhadap rezim.
Hari-hari di Cekoslovakia semakin tak menentu. Havel termasuk yang terkena imbasnya. Berkali-kali pementasannya dilarang dan paspornya disita sehingga tidak bisa kabur ke luar negeri.
ADVERTISEMENT
Pada tahun 1975, Havel menulis surat terbuka kepada Gustáv Husák yang merupakan Sekjen Partai Komunis. Dalam suratnya, Havel menegaskan bahwa tindakan “normalisasi” hanya menghasilkan “ketenangan serupa makam atau kamar mayat”.
Pemerintah tak terima dengan kritik Havel yang dianggap sebagai ajakan perang. Rezim tak berhenti menggasak Havel dan kawan-kawannya sehubungan dengan munculnya Piagam 77.
Pada yanggal 10 Desember, Presiden Gustáv Husák mengundurkan diri dari jabatan dan menunjuk pemerintah non-komunis untuk kali pertama sejak 1948.
Sebagai hasil dari kesepakatan antar-banyak kelompok, Havel diminta untuk mengisi jabatan presiden sementara sampai pemilu diselenggarakan.
Sejak saat itu, Havel rutin dipercaya menjadi pemimpin lewat pemilihan yang demokratis. Hingga akhirnya, ia mengundurkan diri pada 2003 karena aturan negara tak memperbolehkan seseorang menjabat presiden untuk ketiga kalinya.
ADVERTISEMENT
Demikian penjelasan mengenai profil Vaclac Havel yang menjadi pemimpin Revolusi Beludru di Cekoslowakia. (ARH)