Puncak Kejayaan Kerajaan Safawi dan Sejarah Perkembangannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerajaan Safawi adalah kerajaan Islam yang ada di Iran dan berawal dari tarekat Safawiyah. Adapun Kerajaan Safawi mencapai kejayaan pada masa pemerintahan Abbas I yang menjabat sejak tahun 1587 - 1629.
Menurut Yamani, Santalia, dan Wahyudi dalam Sejarah Perkembangan dan Kemunduran Tiga Kerajaan Islam Abad Modern Tahun 1700-1800 menyebutkan bahwa Kerajaan Safawi berawal dari tarekat Safawiyah yang didirikan oleh Safi Al-Din.
Untuk mengetahui lebih lanjut seputar masa kejayaan Kerajaan Safawi, simak penjelasan berikut ini.
Sejarah Kerajaan Safawi
Kerajaan Safawi adalah suatu kerajaan Islam yang berawal dari tarekat Safawiyah di Ardabil, salah satu kota di Azerbaijan, Iran. Nama pendiri dari tarekat Safawiyah adalah Safi Al-Din pada 1252 Masehi.
Pada awalnya, tarekat Safawiyah memiliki tujuan untuk memerangi para ahlul bid'ah serta orang yang ingkar. Setelah itu, tarekat ini berkembang menjadi gerakan keagamaan besar serta menyebar hingga Anatolia, Syria, hingga Persia.
Dalam beberapa waktu kemudian, akhirnya murid-murid tarekat Safawiyah berkembang menjadi tentara dengan kepercayaan mashab Syi'ah. Akhirnya, gerakan keagamaan ini turut berkembang dan masuk ke bidang politik.
Nah, di masa kepemimpinan Ismail I, pasukan Qizilbash mulai melakukan penyerangan di wilayah AK. Koyunlu di wilayah Sharur. Selain itu, pasukan dari Ismail I berusaha untuk menaklukkan ibu kota AK. Koyunlu, Tabriz dan akhirnya berhasil mendirikan Kerajaan Safawi pada 1501 M.
Masa Kejayaan Kerajaan Safawi
Kerajaan Safawi mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Raja Abbas I, mulai dari tahun 1587 hingga 1629 M. Pada masa pemerintahannya, Raja Abbas I bisa membantu mengatasi masalah politik yang terjadi dalam wilayahnya, hingga mampu merebut wilayah.
Selain itu, Raja Abbas I juga mampu menguasai beberapa wilayah, seperti Armenia, Bahrain, Azerbaijan, Iran, Kaukasus Utara, Pakistan, hingga beberapa negara lain.
Di samping itu, perkembangan juga dirasakan dalam bidang perekonomian dengan adanya penguasaan perdagangan di wilayah Barat dan Timur, hasil pertanian melimpah, serta penguasaan terhadap Kepulauan Hurmus dan Pelabuhan Gumrun.
Demikian beberapa informasi seputar puncak kejayaan Kerajaan Safawi. [ENF]
