Konten dari Pengguna

Ragam Fungsi Abris Sous Roche bagi Manusia Purba

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fungsi Abris Sous Roche bagi Manusia Purba. Sumber: Pexels.com/Denniz Futalan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fungsi Abris Sous Roche bagi Manusia Purba. Sumber: Pexels.com/Denniz Futalan

Abris Sous Roche merupakan jenis gua yang menjadi peninggalan manusia purba zaman mesolitikum. Secara umum, fungsi Abris Sous Roche bagi manusia purba pada masa itu adalah sebagai tempat tinggal.

Layaknya sebuah tempat tinggal, Abris Sous Roche juga mempunyai sejumlah fungsi lain. Beberapa contoh adalah untuk melindungi diri dari ancaman binatang buas atau cuaca buruk.

Fungsi Abris Sous Roche pada Masa Mesolitikum

Ilustrasi Fungsi Abris Sous Roche bagi Manusia Purba. Sumber: Pexels.com/David Yu

Mengutip dari buku Antropologi Sosial Budaya karya Sriyana (2020: 265), Abris Sous Roche adalah tempat tinggal zaman prasejarah yang memiliki wujud berupa gua-gua dan ceruk-ceruk di dalam batu karang.

Layaknya sebuah tempat tinggal, Abris Sous Roche pun mempunyai fungsi seperti fungsi rumah bagi manusia. Beberapa fungsi Abris Sous Roche bagi manusia purba, antara lain:

  • Sebagai tempat berlindung dari binatang buas;

  • Sebagai tempat berlindung dari cuaca buruk; serta

  • Sebagai tempat manusia purba beraktivitas (layaknya rumah manusia saat ini).

Informasi bahwa Abris Sous Roche sebagai tempat tinggal manusia purba bukan hanya sebuah asumsi. Pasalnya, memang ditemukan artefak seperti ujung anak panah serta alat-alat dari tulang pada gua tersebut.

Kehidupan Manusia pada Masa Mesolitikum

Ilustrasi Fungsi Abris Sous Roche bagi Manusia Purba. Sumber: Pexels.com/cottonbro studio

Setelah mengenal fungsi dari Abris Sous Roche, sekarang adalah saat untuk mengenal kehidupan manusia purba pada masa mesolitikum. Pasalnya, Abris Sous Roche itu sendiri merupakan peninggalan zaman prasejarah, tepatnya masa mesolitikum.

Mengutip dari buku Sejarah Indonesia dan Dunia karya Samira, dkk. (2022: 6), kondisi alam pada periode mesolitikum jauh lebih stabil daripada periode lainnya. Oleh karena itu, manusia purba dapat mengembangkan beberapa aspek kehidupannya.

Pada masa mesolitikum, kehidupan manusia purba sudah semi nomaden karena sebagian manusia telah hidup menetap di gua-gua. Kemudian, sebagian lainnya masih bersifat nomaden, yakni berpindah-pindah.

Masih mengutip dari buku yang sama, Samira, dkk. (2022: 5), ciri-ciri masa mesolitikum, yaitu:

  • Masyarakat mencari makanan dengan berburu, meramu, dan bercocok tanam.

  • Hidup semi nomaden di tempat-tempat seperti gua atau tepi pantai.

  • Alat-alat yang digunakan didominasi dari tulang dan bebatuan kasar.

  • Sudah mengenal seni lukis dan kepercayaan.

Demikian menjadi jelas bahwa fungsi Abris Sous Roche bagi manusia purba adalah sebagai tempat tinggal. Adapun manusia purba yang meninggalkan Abris Sous Roche yaitu manusia purba zaman mesolitikum. (AA)