Konten dari Pengguna

Reunifikasi: Pengertian dan Contoh yang Penting Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Reunifikasi. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Reunifikasi. Sumber: Unsplash

Reunifikasi adalah penyatuan kembali dua negara atau lebih menjadi satu negara induk.

Dikutip dari buku Sejarah oleh M. Habib Mustopo, reunifikasi menjadi salah satu peristiwa yang terjadi pada negara Jerman setelah perang dingin. Hal tersebut mulai terlihat sejak 4 November 1989.

Lantas, bagaimana penjelasan lengkap dari reunifikasi dan contohnya?

Pengertian Reunifikasi

Ilustrasi Reunifikasi. Sumber: Unsplash

Reunifikasi adalah proses bersatunya kembali dua atau lebih negara menjadi satu negara induk. Negara-negara tersebut mulanya terpecah karena peristiwa tertentu, seperti peperangan.

Proses reunifikasi dapat terjadi akibat peperangan yang dimenangkan salah satu pihak sehingga pecahan yang kalah justru bersatu dengan wilayah pemenang dan harus mengikuti sistem yang ada.

Reunifikasi bisa terjadi akibat perang maupun damai. Jalan damai tersebut bisa terjadi, misalnya reunifikasi antara Jerman Barat dan Jerman Timur pada 1990 yang membentuk Republik Federal Jerman sekarang.

Contoh Reunifikasi

Salah satu contoh reunifikasi terjadi pada negara Jerman di mana Republik Federal Jerman (Jerman Barat) menyatu dengan Republik Demokratis Jerman (Jerman Timur) demi membentuk sebuah bangsa Jerman kembali.

Peristiwa tersebut terjadi pada 3 Oktober 1990 yang bermula dari kalahnya Jepang di Perang Dunia II. Kekalahan tersebut mengakibatkan Jerman terbagi menjadi empat zona di bawah kekuasaan Inggris, Amerika Serikat, Uni Soviet, dan Prancis.

Antara tahun 1947 sampai 1949, zona yang diduduki oleh Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat digabungkan untuk membentuk Republik Federal Jerman (Jerman Barat). Sedangkan, wilayah yang diduduki Uni Soviet menjadi Republik Demokratik Jerman.

Pada 1989, terjadi peristiwa demonstrasi besar oleh masyarakat Jerman Timur serta peruntuhan Tembok Berlin. Hancurnya tembok pembatas "Tirai Besi" menjadi tanda jatuhnya rezim komunis di Jerman Timur.

Walaupun perbatasan dijaga ketat, namun ribuan orang Jerman Timur berani melarikan diri ke Jerman Barat. Hal tersebut mendorong terjadinya pemilihan umum bebas pertama di Jerman Timur, yaitu pada 18 Maret 1990.

Wakil rakyat yang terpilih kemudian mendapat mandat untuk berunding bersama Jeman Barat untuk membahas penyatuan kembali. Kemudian, Jerman Timur, Jerman Barat, Prancis, Britania Raya, Uni Soviet, serta Amerika Serikat mengadakan pertemuan.

Dari negosiasi yang dibahas, lahirlah Perjanjian Dua Plus Empat atau Perjanjian Penyelesaian Akhir yang memberi kedaulatan penuh pada negara Jerman.

Hingga pada 22-23 Agustus 1990, Parlemen Rakyat memutuskan Republik Demokratik Jerman dan Republik Federal Jerman akan bergabung.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai pengertian reunifikasi dan contohnya.(LAU)