Konten dari Pengguna

Romukyokai: Pengerahan Tenaga Kerja saat Penjajahan Jepang

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Romukyokai adalah. Sumber: Pexels.com/George Sharvashidze
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Romukyokai adalah. Sumber: Pexels.com/George Sharvashidze

Romukyokai adalah salah satu organisasi bentukan Jepang saat menjajah Indonesia. Organisasi itu tidak bergerak di bidang militer, melainkan di bidang tenaga kerja.

Tenaga kerja pada masa pendudukan Jepang dikenal dengan nama istilah romusha. Romukyokai dibentuk untuk memperoleh tenaga kerja tersebut agar pekerjaan Jepang semakin lancar, baik itu dalam pembuatan jalan maupun kubu pertahanan.

Romukyokai adalah Pengerahan Tenaga Kerja

Ilustrasi Romukyokai adalah. Sumber: Pexels.com/Bilakis

Ketika menjajah Indonesia, Jepang membentuk berbagai macam organisasi. Organisasi bentukan Jepang meliputi berbagai macam bidang, baik itu semi militer, militer, maupun tenaga kerja.

Contoh organisasi di bidang tenaga kerja pada masa penjajahan Jepang, yaitu Romukyokai. Romukyokai adalah panitia pengerahan tenaga kerja yang dibentuk guna memperoleh romusha.

Romusha merupakan istilah untuk menyebut tenaga kerja Indonesia yang mendapat perintah dari Jepang untuk melakukan kerja paksa. Kerja paksa tersebut umumnya dikenal sebagai kerja rodi pada masa Belanda.

Mengutip dari buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas XI IPS, Angkasa, dkk. (2007: 116), Romukyokai ada di setiap desa dan melibatkan aparat pamong praja. Panitia desa mengemban kewajiban untuk menyerahkan tenaga romusha dalam jumlah tertentu.

Jumlah tersebut biasanya sesuai dengan jumlah penduduk laki-laki di setiap desa. Jepang memanfaatkan keberadaan romusha sebagai tenaga untuk mengerjakan proyek-proyek militer jepang, seperti:

  • Pembuatan lapangan terbang;

  • Pembuatan jalan;

  • Pembuatan gudang persenjataan; dan

  • Kubu pertahanan.

Dampak Romusha bagi Indonesia di Masa Lalu

Ilustrasi Romukyokai adalah. Sumber: Pexels.com/Stanislav Kondratiev

Setiap penjajah umumnya membuat kebijakan guna kepentingan bangsanya sendiri, begitu pula dengan Jepang. Ketika menjajah Indonesia, Jepang memperlakukan romusha tidak adil demi kepentingan bangsanya sendiri.

Mengutip dari buku Dinamika Korupsi di Indonesia: Buku Pendidikan Antikorupsi, Desmawati, dkk. (2020: 36 – 37), berikut adalah beberapa dampak romusha bagi Indonesia.

  • Keadaan ekonomi Indonesia mengalami kemerosotan akibat kurangnya tenaga kerja petani, penebangan hutan liar, kewajiban menyerahkan hasil bumi, dan lain-lain.

  • Berjuta-juta rakyat menderita kelaparan dan serba kekurangan.

  • Menambah hancur perasaan ketentraman masyarakat.

Kini, diketahui bahwa Romukyokai adalah adalah panitia pengerahan tenaga kerja bentukan Jepang. Panitia tersebut dibentuk karena berkaitan dengan pengerahan tenaga kerja paksa atau romusha. (AA)