Rumpun Bahasa Austronesia: Asal-Usul dan Cabang-cabangnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumpun bahasa Austronesia muncul sekitar 25 abad yang lalu, di mana ada sekelompok bangsa berbahasa Formosa di daratan tengah benua Asia. Bahasa Austronesia sendiri memiliki cabang-cabang tertentu.
Untuk mengetahui rumpun bahasa Austronesia, simak di sini!
Asal-Usul Bahasa Austronesia
Sri Mulyaningsih dalam buku berjudul “PRALAYA 1006” Dari Perspektif Geo-Arkeologi menjelaskan bahwa Bangsa Austronesia bermigrasi ke kepulauan Indonesia lewat Malaya ke Jawa dan juga Formosa, Filipina dan ke sebagian Kalimantan.
Perpindahan ini tidak diketahui penyebabnya, hanya diketahui bahwa bangsa Austronesia adalah nenek moyang langsung bangsa Indonesia. Bangsa Austronesia adalah suku bangsa yang mendiami Asia.
Dari sudut pandang Ilmu sejarah bangsa, bangsa Austronesia asalnya dari Taiwan karena pada pulau ini dapat ditemukan pembagian bahasa Formosa asli.
Prof. Dr. Alo Liliweri dalam buku berjudul Sistem Simbol Bahasa Dan Komunikasi: Seri Pengantar Studi Kebudayaan menjelaskan bahwa Rumpun bahasa-bahasa Austronesia salah satunya adalah bahasa Indonesia.
Rumpun bahasa Austronesia adalah sebuah rumpun bahasa yang penyebarannya sangat luas di dunia dan dimulai dari Taiwan dan Hawaii yang ada di ujung utara sampai Selandia Baru di ujung selatan. Dari Madagaskar di ujung barat sampai Pulau Paskah (Rapanui) di ujung timur.
Austronesia mengacu pada kawasan geografis yang penduduknya menggunakan bahasa-bahasa Austronesia. Wilayah tersebut mencakup Pulau Formosa, Kepulauan Nusantara (termasuk Filipina), Melanesia, Mikronesia, Pulau Madagaskar, dan Polinesia.
Austronesia secara harfiah adalah "Kepulauan Selatan" dan asalnya dari bahasa Latin Australis yang artinya "Selatan" dan bahasa Yunani "nesos (nesia)" yang artinya "pulau".
Cabang bahasa Austronesia
Rumpun bahasa Austronesia terbagi menjadi dua, yakni Austronesia Timur dan Austronesia Barat.
Bahasa Austronesia terdiri atas :
Bahasa Melanesia: Hibrid, New Kaledonia, Santa Cruz, Solomon, dan Fuji.
Bahasa Polinesia: Hawaii, bahasa Maori, dan Tahiti.
Bahasa Mikronesia: Kepulauan Marshall, Kepulauan Gilbert, dan Kepulauan Carolina.
Bahasa Austronesia Barat terdiri dari:
Kelompok bahasa Formosa: Bahasa Singkang dan bahasa Tavorlang.
Sumatera: Bahasa Batak, Aceh, Nias, Melayu, dan Minangkabau.
Bahasa Filipina: Bisaya, Tagalog, dan Sangir Talaud.
Dayak: Bahasa kayang Busang dan Bahasa Ngaju.
Jawa: Bahasa Jawa, Madura, dan Sunda.
Sulawesi: Bahasa Makassar, Bugis, Gorontalo, Tojora, dan Buton.
Bali-Sasak: Bahasa Sasak, Bali, dan Sumbawa.
Madagaskar: Bahasa Malagasi.
Minahasa: Bahasa Tonsea, Tombulu, dan Tondano.
Indochina Selatan: Bahasa Cham.
Itulah penjelasan tentang rumpun bahasa Austronesia yang menarik untuk diketahui. (eK)
