Sejarah Berdirinya Dinasti Fatimiyah dan Penyebab Runtuhnya

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
11 April 2024 23:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Sejarah Berdirinya Dinasti Fatimiyah. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Berdirinya Dinasti Fatimiyah. Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Sejarah berdirinya Dinasti Fatimiyah menarik untuk diulas karena pengaruhnya sangat besar.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Selayang Pandang Dinasti Fatimiyah oleh Rizem Aizid, Dinasti Fatimiyah berdiri pada 909 M di Tunisia. Pendiri utama dari dinasti ini adalah kaum Syi'ah sebagai tandingan penguasa Muslim.
Lantas, bagaimana sejarah berdirinya Dinasti Fatimiyah hingga keruntuhannya?

Sejarah Berdirinya Dinasti Fatimiyah

Ilustrasi Sejarah Berdirinya Dinasti Fatimiyah. Sumber: Unsplash
Terjadinya konstelasi politik di lingkup Bani Abasiyah disebut sebagai awal mula pendirian Dinasti Fatimiyah. Sebelum dinasti tersebut berdiri, sudah lebih dulu berdiri dinasti Islam dengan kekuasaan mencapai Afrika Utara serta Mesir.
Dinasti tersebut menganut aliran Islam Sunni sehingga memberi pengakuan terhadap Bani Abbasiyah. Tentunya, hal tersebut bertolak belakang dengan keinginan penganut Syiah. Mereka sangat berambisi menyingkirkan Bani Abbasiyah.
Bagi penganut Syiah, mereka merasa bahwa merekalah keturunan Nabi Muhammad yang sah. Pasalnya, masih terdapat hubungan darah dari sang putri, yaitu Fatimah Az-Zahra.
ADVERTISEMENT
Niat tersebut dibarengi dengan berbagai usaha selama abad kesembilan. Salah satunya, yaitu menyebarkan doktrin revolusi agar melawan tatanan Sunni, terutama Bani Abbasiyah.
Hingga semakin menyebarnya pengaruh Syiah melalui golongan Ismailiyah berhasil mencapai wilayah Yaman, Mesir, Suriah, dan Afrika Utara. Dari situlah, pendirian Dinasti Fatimiyah dimulai.
Tahun 909 Masehi menjadi tahun berarti bagi Dinasti Fatimiyah. Ketika itu sang pemimpin, Sa'id ibn Husayn, menyatakan diri sebagai khalifah di Tunisia. Ia memberi gelar dirinya sebagai Ubayd Allah al-Mahdi Billah.
Sejak awal, Dinasti Fatimiyah sudah mempunyai kekuatan besar. Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan dalam menguasai Mesir pada 972 setelah menduduki Dinasti Ikhsdiyah. Dengan demikian, pusat pemerintahan didirikan di Kairo.

Keruntuhan Dinasti Fatimiyah

Runtuhnya Dinasti Fatimiyah dipengaruhi oleh pemimpin yang kurang cakap setelah Al-Aziz meninggal dunia. Sang pengganti, Al-Hakim, memang berhasil mendirikan pusat pendidikan bernama Darul Hikmah.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, hal tersebut tidak dapat menahan kemunduran yang terjadi di Dinasti Fatimiyah. Pasalnya, Al-Hakim kerap melakukan perbuatan keji. Mulai dari menghancurkan gereja, membunuh orang, sampai membakar desa.
Akibatnya, Al-Hakim meninggal akibat dibunuh oleh seseorang yang belum diketahui.
Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah berdirinya Dinasti Fatimiyah hingga penyebab keruntuhan.(LAU)