Sejarah dan Tujuan Pembentukan BPUPKI yang Penting Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat tujuan pembentukan BPUPKI yang penting untuk diketahui karena menjadi sejarah tersendiri.
Dikutip dari buku IPS Terpadu oleh Sri Pujiastuti, dkk., BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibentuk pada 1 Maret 1945 oleh pemerintah Jepang melalui Jenderal Kumakici Harada.
Lantas, bagaimana sejarah dan tujuan pembentukan BPUPKI?
Sejarah Pembentukan BPUPKI
Pada 1 Maret 1945, pemerintah pendudukan Jepang di Jawa bernama Jenderal Kumakici Harada mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Coosakai atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
Badan tersebut dibentuk untuk menyelidiki berbagai hal penting mengenai pembentukan Indonesia merdeka. Pengumuman mengenai pengurus kemudian dilakukan pada 29 April 1945 dengan ketua Dr. K.R.T. Radjiman Wediodiningrat.
Karena dianggap sudah menjalankan tugas-tugasnya sampai selesai, BPUPKI dibubarkan pada 7 Agustus 1945.
Selama adanya BPUPKI, BPUPKI sudah melakukan sidang sebanyak dua kali. Sidang pertama pada 29 Mei sampai 1 Juni 1945, sedangkan sidang kedua pada 10 Juli sampai 17 Juli 1945.
Tujuan Pembentukan BPUPKI
BPUPKI dibentuk karena suatu tujuan tertentu, yaitu:
Menarik simpati masyarakat Indonesia agar mau membantu Jepang melawan Sekutu. Ketika itu, Jepang memberi janji kemerdekaan serta melakukan politik kolonial pada 1 Maret 1945.
Mempelajari maupun menyelidiki berbagai hal mengenai pembentukan negara Indonesia atau tata pemerintahan Indonesia merdeka.
Anggota BPUPKI
BPUPKI terdiri dari 62 orang Indonesia, 8 orang pengamat dari Jepang, serta tambahan 6 anggota Indonesia. Adapun anggota BPUPKI adalah:
K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat (ketua)
R.P. Soeroso (Wakil Ketua)
Ichibangse Yoshio (Wakil Ketua)
Ir. Soekarno
Moh. Hatta
Mr. Muhammad Yamin
Mr. Johannes Laturhary
Mr. R. Hindromartono
R. Soekardjo Wirjopranoto
K.H. Ahmad Sanusi
Agoes Moechsin Dasaad
Tang Eng Hoa
Soerachman Tjokroadisoerjo
RAA. Soemitro Kolopaking Poerbonegoro
KRMTH. Woerjaningrat
Mr. Achmad Soebardjo
Prof. Dr. R. Djenal Asikin Widjajakoesoema
RM . Abikoesno Tjokrosoejoso
Parada Harahap
Mr. RM. Sartono
KH. Mas Mansoer
Drs. KRMA. Sosrodiningrat
Mr. R. Soewandi
KH. Abdul Wachid Hasjim
P.F Dahler
Dr. Sukiman Worjosandjojo
Mr. KRMT. Wongsonegoro
R. Oto Iskandar Di Nata
AR. Baswedan Abdoel Kadir
Dr. Samsi Sastrowidagdo
Mr. A.A Maramis
Mr. R. Samoeddin
Mr. R. Sastromoeljono
KH. Abdoel Fatah Hasan
R. Asikin Natangera
GPH. Soerjohamidjojo
Ir. P. Mohammad Noor
Mr. Mas Besar Martokoesoemo
Abdoel Kaffar
Itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah dan tujuan pembentukan BPUPKI.(LAU)
