Konten dari Pengguna

Sejarah Ekonomi Liberal Kolonial Hindia Belanda yang Menarik Diulik

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah ekonomi liberal kolonian hindia belanda. Sumber: David McBee/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah ekonomi liberal kolonian hindia belanda. Sumber: David McBee/pexels.com

Pada masa pemerintahan kolonial Belanda di Nusantara, sistem ekonomi liberal kolonial telah diterapkan sejak tahun 1870. Adapun sejarah ekonomi liberal kolonial Hindia Belanda bermula dari desakan untuk mengakhiri sistem Tanam Paksa.

Menurut Onifah dan Saraswati dalam Sistem Ekonomi Liberal pada Masa Kolonial, penerapan ekonomi liberal pada masa penjajahan Belanda justru menguntungkan bagi pengusaha swasta Belanda maupun pihak kolonial.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai sejarah ekonomi liberal kolonial Hindia Belanda, simak selengkapnya dalam bacaan berikut ini.

Sejarah Ekonomi Liberal Kolonial Hindia Belanda

Ilustrasi sejarah ekonomi liberal kolonian hindia belanda. Sumber: David McBee/pexels.com

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, sejarah ekonomi liberal kolonial Hindia Belanda telah dimulai sejak tahun 1870 hingga 1900. Hal ini terjadi dengan memberikan peluang terhadap pemodal swasta untuk menanamkan modal dalam bisnis di lingkup Hindia Belanda.

Jadi, kala itu, pengusaha dari Belanda maupun wilayah Eropa lainnya diperbolehkan untuk menanam modal usaha di industri perkebunan Jawa maupun luar Jawa, seperti teh, kopi, kina, hingga gula.

Penerapan sistem ekonomi liberal ini terjadi usai sistem Tanam Paksa dihapuskan karena mendapatkan kritikan keras. Pasalnya, penerapan tanam paksa oleh Van Den Bosch ini menyebabkan penderitaan masyarakat dan dianggap tidak manusiawi.

Selain itu, Belanda kala itu menjadi negara investor terbesar ketiga di dunia. Hal ini membuat pengusaha swasta dari Belanda memaksa pemerintah setempat untuk memberikan kebebasan investasi di Nusantara. Terlebih lagi, perkebunan kala itu menjadi devisa utama dari pihak Belanda.

Kebijakan Ekonomi Liberal di Hindia Belanda

Penerapan ekonomi liberal di Hindia Belanda memiliki beberapa kebijakan. Adapun beberapa kebijakan ekonomi liberal di Hindia Belanda adalah:

  • Adanya Undang-Undang Perbendaharaan Negara, yaitu undang-undang yang fungsinya adalah mengatur kewajiban seluruh Anggaran Pendapatan Negara Hindia Belanda dan disahkan oleh parlemen. UU ini juga melarang untuk mengambil keuntungan dari wilayah tanah jajahan.

  • Penerapan Undang-Undang Agraria pada 1870.

  • Penerapan Undang-Undang Gula pada 1870. Pada UU ini, dijelaskan bahwa pemerintah Belanda tidak boleh melakukan monopoli gula, tetapi pihak swasta boleh menjalankan usaha gula di Hindia Belanda.

Demikian beberapa informasi mengenai sejarah ekonomi liberal kolonial Hindia Belanda. [ENF]