Sejarah Hari Komando Pertahanan Udara Nasional 19 Februari

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Hari Komando Pertahanan Udara Nasional berawal dari Sector Operation Center yang berdiri sejak tahun 1958. Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) merupakan unsur pertahanan keamanan Republik Indonesia.
Kohanudnas termasuk komando utama terpenting dalam kekuatan Markas Besar TNI dan TNI AU yang bertugas menjaga keamanan ruang udara nasional. Peringatan Hari Kohanudnas ini dilaksanakan setiap tanggal 19 Februari.
Dikutip dari buku Mimbar Kekaryaan ABRI karya Angkatan Bersenjata, di bawah ini ada sejarah lengkap Hari Komando Pertahanan Udara Nasional.
Sejarah Hari Komando Pertahanan Udara Nasional
Sejarah Hari Komando Pertahanan Udara Nasional berawal dari SOC (Sector Operation Center) yang berdiri sejak tahun 1958. SOC sendiri terdiri dari sejumlah unsur kekuatan sebagai antisipasi serangan udara PRRI atau PERMESTA.
Serangan ini berada di daerah Jawa dan Sumatera. Kemudian dibentuk Komando Pertahanan Udara Gabungan pada tahun 1961-1962 untuk melindungi Mandala Yudha Wilayah Indonesia Timur.
Komando Pertahanan Udara Gabungan atau Kohanudgab yang terdiri dari Kohanud Angkatan Udara, Kohanud Angkatan Laut, dan Kohanud Angkatan Darat. Tidak lama kemudian dibentuk Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) pada 1962.
Pada waktu itu Presiden atau Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor: 08/PIM/PI/62. Keputusan ini dikeluarkan pada tanggal 9 Februari 1962 SE agak dasar pembentukan Kohanudnas.
Kohanudnas memiliki tugas dan tanggung jawab di lingkup Nasional. Sebutan Kohanudnas tetap bertahan meski telah terjadi perubahan status, struktur, dan organisasi seperti pada tahun 1967.
Kohanudnas pernah ditetap sebagai Komando Utama Operasional Hankam yang berfungsi sebagai Komando Kerangka dan bersifat gabungan. Pada 1968, Kohanudgab ditetapkan sebagai Komando penuh integrasi ABRI.
Tidak lama kemudian Kohanudnas telah dinyatakan tidak tercantum dalam organisasi TNI AU, tepatnya pada tahun 1972. Pada tahun 1974, ditetapkan bahwa Pangkohanudnas bertanggung jawab kepada Menhankam/Pangab secara operasional.
Berkali-kali Kohanudnas mengalami perubahan tugas hingga akhirnya ditetapkan sebagai Komando Utama Operasional ABRI di tahun 1984. Tugas pokoknya yaitu menyelenggarakan upaya pertahanan keamanan terpadu atas wilayah udara nasional secara mandiri maupun kerja sama.
Itulah sejarah Hari Komando Pertahanan Udara Nasional yang diperingati setiap tanggal 19 Februari. Komando Pertahanan Udara Nasional memiliki peran dan perjuangan yang sangat besar bagi bangsa Indonesia. (DSI)
