Konten dari Pengguna

Sejarah Ideologi Fasisme serta Ciri-Ciri dan Unsurnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : Ideologi Fasisme. Sumber : Eric Yeich/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : Ideologi Fasisme. Sumber : Eric Yeich/Pexels.com

Ideologi fasisme adalah ideologi yang dianut golongan nasionalis dengan pemerintahan otoriter. Fasisme termasuk sebuah paham politik dalam kekuasaan absolut tanpa demokrasi. Ideologi ini lebih mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain.

Ideologi Fasisme mempunyai sejarah, ciri-ciri serta unsur yang membedakan dengan ideologi yang lain. Selengkapnya simak dalam penjelasan berikut ini!

Sejarah Singkat Ideologi Fasisme

Ilustrasi : Ideologi Fasisme. Sumber : Ivan Samkov/Pexels.com

R. Deni Muhammad Danial dalam buku berjudul Mengenal Ideologi-Ideologi di Dunia menjelaskan bahwa fasisme masuk dalam paham anti komunisme, anti individualis, anti demokrasi, anti parlemen, anti liberal, anti proletar, anti konservatif, dan anti borjuis.

Ideologi fasisme muncul sesudah Italia krisis ekonomi karena Perang Dunia I. Italia gagal memperoleh pembagian wilayah di kawasan Afrika Utara serta utang negara semakin menumpuk, membuat banyak rakyat nganggur.

Melihat kondisi Italia yang demikian, Benito Mussolini yang merupakan tokoh Partai Sosialis berusaha membantu negaranya.

Pada mulanya Mussolini menjalankan gerakan fasis yang hanya sebatas kelompok aksi ultranasionalis atau disebut Fasci d’Azione Rivoluzionarea artinya kelompok pemuda yang ingin berperang,

Gerakan fasisme ditandai adanya fasces atau tongkat kayu dengan mata kapak yang melambangkan hukum dan kekuatan. Mussolini menyuarakan secara terus-menerus kampanye Italia Raya, akhirnya propaganda mulai menyebar dan familiar di masyarakat.

Tahun 1921, Partai Fasis berhasil masuk dalam parlemen dan berhasil memperoleh 35 kursi.

Ciri-Ciri Ideologi Fasisme

Ideologi fasisme mempunyai beberapa ciri-ciri yang membedakan dengan ideologi lainnya, yaitu:

  1. Antikomunis.

  2. Kegiatan perekonomian dalam negara dikendalikan langsung oleh negara.

  3. Pemerintahannya menggunakan sistem diktator.

  4. Sifat Pemerintahannya militeristik.

  5. Nasionalisme berlebihan serta menganggap negara lebih tinggi martabatkan dari negara yang lain.

  6. Tidak menerapkan toleransi apapun terhadap perbedaan pendapat.

Unsur Ideologi Fasisme

Inilah beberapa unsur dalam ideologi fasisme yang perlu diketahui:

  1. Tidak percaya terhadap logika. Menurut faham ini keyakinan sifatnya fanatik serta dogmatik yang tidak perlu didiskusikan lagi, karena seluruhnya pasti benar.

  2. Derajat manusia yang berbeda. Fasisme menyatakan bahwa derajat manusia itu berbeda. Pria lebih tinggi daripada wanita, anggota partai lebih tinggi daripana non-partai, dan sebagainya.

  3. Harus mengikuti semua kehendak negara. Seluruh aturan dari negara harus dipatuhi dan jika ada masyarakat yang menantangnya, maka dianggap musuh.

  4. Menentang hukum. Fasisme berjalan atas aturan hukum dan melakukan perang merupakan hal paling tinggi yang wajib dilakukan manusia.

Demikianlah penjelasan tentang ideologi fasisme yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)