Sejarah Indische Partij pada Masa Kolonial dan Tujuannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indische Partij adalah partai politik pertama yang berdiri pada masa sebelum kemerdekaan. Sejarah Indische Partij berawal dari upaya untuk melawan diskriminasi pada zaman penjajahan Belanda.
Susilo dan Isbandiyah dalam Politik Etis dan Pengaruhnya Bagi Lahirnya Pergerakan Bangsa Indonesia menyebutkan bahwa Indische Partij adalah organisasi politik pada masa penjajahan yang berupaya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar sejarah Indische Partij, simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Sejarah Indische Partij
Sebagaimana penjelasan sebelumnya, Indische Partij adalah partai politik pertama yang berdiri pada 25 Desember 1912 di Bandung. Adapun sejarah Indische Partij ini berawal dari keinginan Ernest Francois Eugene Douwes Dekker atau Danudirdja Setiabudi yang mengajak Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara) dan Cipto Mangunkusumo.
Organisasi ini tergolong sebagai organisasi modern ketiga yang berdiri usai Budi Utomo serta Sarekat Islam. Berdirinya Indische Partij ini menggantikan De Indische Bond yang semula adalah organisasi kaum Indonesia serta Eropa yang berada di wilayah Indonesia.
Kala itu, Douwes Dekker melihat adanya ketidakadilan serta diskriminasi terhadap keturunan Belanda-Indonesia di tengah masyarakat kolonial.
Untuk itu, sebagai upaya memperluas pandangan masyarakat sekaligus memperjuangkan kemerdekaan, Douwes Dekker mengajak Ki Hajar Dewantara serta Cipto Mangunkusumo untuk mendirikan Indische Partij.
Tujuan Indische Partij
Tujuan Indische Partij yang utama adalah berupaya membangkitkan semangat patriotisme kepada para pemuda tanah air serta mempersiapkan kehidupan masyarakat yang merdeka.
Selain itu, terdapat tujuan lain dari Indische Partij. Adapun beberapa tujuan Indische Partij adalah:
Menyingkirkan kesombongan rasial maupun keistimewaan ras, dan berupaya memajukan kerja sama nasional.
Memelihara nasionalisme Hindia dengan cara menyatukan bangsa Indonesia, menyadarkan masyarakat akan pentingnya perjuangan kemerdekaan, hingga meningkatkan kepercayaan terhadap diri sendiri.
Menghapus ketidaksamaan hak kaum Hindia.
Memperkuat tenaga bangsa Hindia melalui kemajuan dalam bidang teknik, pola pikir, hingga penguasaan diri.
Berupaya memperbaiki kondisi ekonomi bangsa Hindia.
Mengupayakan unifikasi, pendalaman, perluasan, serta Hindianisasi pengajaran.
Demikian informasi seputar sejarah Indische Partij dan tujuannya. [ENF]
