Sejarah Jong Java Beserta Tujuan Berdirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Jong Java menjadi kisah yang mengandung banyak pelajaran berharga.
Dikutip dari buku Seri IPS Sejarah oleh Prawoto, dalam sebuah kongres pada Mei 1922, Jong Java ditetapkan bukan merupakan organisasi politik dan anggotanya dilarang menjadi anggota organisasi politik.
Lantas, bagaimana sejarah lengkap dari Jong Java?
Sejarah Jong Java
Mulanya, Jong Java bernama Tri Koro Darmo yang berarti Tiga Tujuan Mulia. Organisasi ini berdiri pada 7 Maret 1915 dan berperan sebagai wadah berlatih pemuda nasional mengingat kala itu kecakapan pemuda Indonesia belum terasah dengan baik.
Ketua Jong Java adalah Satiman dengan wakilnya yaitu Wongsonegoro dan sekretaris Sutomo. Adapun anggota Jong Java adalah Mosodo, Muslich, dan Abdul Rahman. Tak sedikit pemuda dari Jawa Timur dan Jawa Tengah yang bergabung dalam organisasi ini.
Hal tersebut ternyata menyebabkan pemuda dari Jawa Barat dan Madura menilai perkumpulan Jong Java terlalu sempit. Demi meluruskan kesalahpahaman tersebut, nama Tri Koro Darmo diubah menjadi Jong Java dalam Kongres I pada 12 Juni 1918.
Berubahnya nama tersebut mempunyai tujuan agar perkumpulan Jong Java bisa diikuti oleh pengikut lebih luas, termasuk Madura, Sunda, dan Bali.
Tujuan Jong Java
Pendirian Jong Java bertujuan membangun persatuan Jawa Raya melalui ikatan baik antar murid di sekolah menengah. Walaupun demikian, Jong Java tetap bersifat Jawa dengan alasan anggota terbanyaknya adalah murid Jawa.
Jong Java menyelenggarakan kongres kedua di Yogyakarta pada 1919 dengan agenda sebagai berikut:
Mengubah Bahasa Jawa lebih demokrasi
Milisi untuk bangsa Indonesia
Kedudukan wanita Sunda
Perguruan tinggi
Arti pendirian nasional Jawa
Sejarah tanah Sunda
Kongres ketika diadakan pada 1920 di Solo dan kongres keempat di Bandung pada pertengahan taun 1921. Tujuan dari kongres tersebut sesuai dengan tujuan awal yaitu membangun cita-cita Jawa Raya.
Kongres kelima terjadi di Solo pada 1922. Dalam kongres tersebut, Jong Java memutuskan tidak mencamputi politik. Walaupun demikian, pengaruh politik pertama dalam Jong Java datang dari Serikat Islam (SI) yang berada di bawah pengaruh Haji Agus Salim.
Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah Jong Java beserta tujuannya.(LAU)
