Konten dari Pengguna

Sejarah Kalimalang, Peran, dan Perkembangannya di Jawa Barat

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah kalimalang, foto: unsplash/Jack Anstey
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah kalimalang, foto: unsplash/Jack Anstey

Sejarah Kalimalang merupakan bagian penting dari perkembangan infrastruktur di Jawa Barat.

Sungai buatan ini tidak hanya berperan dalam distribusi air, tetapi juga menjadi saksi perubahan peradaban di Bekasi dan sekitarnya.

Sejarah Kalimalang

Ilustrasi sejarah kalimalang, foto: unsplash/Gláuber Sampaio

Dikutip dari situs unisma.ac.id, sejarah Kalimalang dimulai ketika pertama kali dirancang untuk menyediakan pasokan air bersih bagi wilayah Jakarta dan sekitarnya, sekaligus mendukung sektor pertanian di daerah Bekasi.

Kalimalang adalah sungai buatan yang dibangun pada masa Presiden Soekarno pada tahun 1957 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1967.

Sungai ini membentang sepanjang 71 kilometer dari Waduk Jatiluhur di Purwakarta hingga Cawang, Jakarta Timur.

Nama "Kalimalang" sendiri berasal dari aliran sungainya yang tidak biasa, yakni melintang dari timur ke barat, berbeda dengan kebanyakan sungai di Indonesia yang mengalir dari selatan ke utara.

Selain itu, Kalimalang juga dikenal sebagai Saluran Induk Irigasi Tarum Barat, yang memiliki fungsi utama dalam sistem irigasi dan distribusi air.

Peran dan Fungsi Kalimalang

Ilustrasi sejarah kalimalang, foto: unsplash/Martin Sanchez

Mengutip dari situs unisma.ac.id, Kalimalang menyediakan sekitar 725 meter kubik air bersih bagi penduduk Jakarta setiap harinya.

Selain itu, aliran sungai ini juga membantu meningkatkan hasil pertanian di sekitar Bekasi, memungkinkan petani untuk panen hingga dua hingga tiga kali dalam setahun.

Dalam perkembangannya, Kalimalang tidak hanya berfungsi sebagai saluran air, tetapi juga menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Dengan air yang mengalir dari Waduk Jatiluhur, Kalimalang membantu memastikan ketersediaan air bagi berbagai sektor, mulai dari rumah tangga hingga industri.

Revitalisasi dan Masa Depan Kalimalang

Ilustrasi sejarah kalimalang, foto: unsplash/Jon Flobrant

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi telah melakukan revitalisasi Kalimalang.

Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki lingkungan sekitar sungai, sekaligus menjadikannya destinasi wisata.

Kawasan sepanjang Kalimalang kini dikembangkan menjadi zona edukatif, ekologi, komunitas, dan komersial, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai saluran air tetapi juga sebagai ruang publik yang menarik.

Sejarah Kalimalang mencerminkan perubahan besar dalam infrastruktur dan kehidupan masyarakat Jawa Barat.

Dengan berbagai upaya revitalisasi, Kalimalang memiliki potensi untuk menjadi pusat budaya dan rekreasi yang memperkuat identitas Bekasi sebagai bagian dari sejarah panjang Pulau Jawa. (Echi)

Baca Juga: Sejarah Kain dan Asal Usul Produksi Pakaian Modern