Sejarah Kekaisaran Rusia Hingga Keruntuhannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Kekaisaran Rusia menjadi kisah berarti yang dapat dipelajari.
Dikutip dari buku Misteri Babur, Kaisar Ajaib Pendiri Kerajaan Mughal oleh Wayne, Kekaisaran Rusia mempunyai luas mencapai 8,9 juta mil persegi. Kekaisaran satu ini berhasil mencapai masa kejayaan pada tahun 1895.
Lantas, bagaimana sejarah lengkap dari Kekaisaran Rusia?
Sejarah Kekaisaran Rusia
Kekaisaran Rusia tercatat sebagai kekaisaran paling besar ketiga yang pernah ada di dunia setelah Kerajaan Inggris dan Kekaisaran Mongol. Berdirinya kekaisaran ini dipelopori oleh Pyotr I atau Peter Yang Agung usai menjalin Perjanjian Nystad dengan Swedia sebagai lawannya.
Melalui perjanjian tersebut, Pyotr I mendapat keuntungan teritorial yang diikuti berbagai kemenangan militer. Pyotr I yang merupakan keturunan Dinasti Romanov dengan kekuasaan di Rusia sejak 1600an, memiliki tekad mengubah Kerajaan Rusia menjadi modern.
Pyotr I menyebarluaskan pengetahuan mengenai sistem otokrasi yang banyak dianut negara Eropa pada umumnya. Semenjak itulah, Rusia berkembang pesat di banyak sektor yang bermula dari bidang perdagangan dan industri.
Kekaisaran Rusia menganut sistem pemerintahan monarki absolut, yaitu kaisar mempertahankan pemerintahan otokratis. Pyotr I kemudian mengubah gelarnya menjadi imperator dari tsar setelah mendapatkan takhta.
Rusia terbagi menjadi delapan gubernia yang diperintah gubernur. Wilayah tersebut dibagi lagi menjadi beberapa dolia dengan kepala yang memiliki tugas mengumpulkan pajak sebagai sumber dana pasukan militer serta angkatan laut saat berperang.
Keruntuhan Kekaisaran Rusia
Kekaisaran Rusia memiliki kaisar terakhir bernama Nicholas II yang naik tahta tahun 1894. Selama masa jabatannya, Nicholas II menolak pembentukan pemerintahan konstitusional melainkan terus malanjutkan revolusi industri.
Nicholas II juga senang membatasi kebebasan intelektual, menindas kebebasan sipil, serta HAM. Dari situlah terjadi gerakan reformasi yang dikenal Revolusi Rusia pada 1917. Dampaknya, Kekaisaran Rusia berantakan.
Hingga pada 1914, Perang Dunia I pecah dimana Rusia terlibat di dalamnya. Akibat kurangnya kompetensi pemimpin, maka negara satu ini tidak siap menanggung hebatnya Perang Dunia I. Bahkan, Rusia menyumbang paling banyak jumlah korban tewas.
Lebih dari 1,8 juta militer tewas serta 1,5 juta warga sipil harus kehilangan nyawa. Hingga pada akhirnya pada 15 Maret 1917 Nicholas II mengundurkan diri dan menjadi awal mula keruntuhan Kekaisaran Rusia.
Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah Kekaisaran Rusia sampai keruntuhannya.(LAU)
