Konten dari Pengguna

Sejarah Kerajaan Cirebon beserta Peninggalannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah Kerajaan Cirebon. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah Kerajaan Cirebon. Sumber: pixabay

Kerajaan Cirebon pernah menjadi pusat perdagangan dan penyebaran agama Islam di wilayah Sunda. Oleh karena itu, sejarah Kerajaan Cirebon beserta peninggalannya perlu diketahui.

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial karya Waluyo, Kerajaan Cirebon adalah salah satu kerajaan Islam tertua yang terletak di pantai utara Jawa, antara perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Pada artikel ini, akan dijelaskan sejarah Kerajaan Cirebon beserta peninggalannya.

Sejarah Kerajaan Cirebon

Ilustrasi sejarah Kerajaan Cirebon. Sumber: pixabay

Kerajaan Cirebon didirikan oleh Pangeran Walangsungsang pada tahun 1430 Masehi dengan nama Kebon Pesisir atau Tegal Alang-Alang. Pangeran Walanglungsang kemudian memeluk Islam dan berguru kepada Sunan Ampel, salah satu dari Wali Songo.

Pangeran Walangsungsang menyerahkan kekuasaannya kepada keponakannya, Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati dan memerintah kerajaan ini dari tahun 1479 hingga 1568 Masehi sampai meninggal.

Kemudian digantikan oleh putranya yang lain, Pangeran Pasarean, yang bergelar Panembahan Ratu I yang memerintah hingga tahun 1570 Masehi dan digantikan putranya, Pangeran Karimuddin, yang bergelar Panembahan Ratu II.

Pangeran Karimudin memerintah hingga tahun 1649 Masehi dan digantikan oleh putranya, Pangeran Martawijaya atau Sultan Abdul Karim yang menjadi penguasa terakhir Kesultanan Cirebon

Peninggalan Kerajaan Cirebon

Kerajaan Cirebon mempunyai banyak peninggalan berupa bangunan, seni, budaya, dan tradisi yang masih dilestarikan hingga sekarang. Berikut beberapa peninggalannya:

1. Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman

Keraton ini merupakan istana-istana dari dua kesultanan yang berasal dari Kerajaan Cirebon. Dalam dua keraton ini terdapat berbagai koleksi benda-benda bersejarah, misalnya pusaka, keris, gamelan, wayang, batik, dan lain-lain.

2. Makam Sunan Gunung Jati

Di sekitar makam Sunan Gunung Jati terdapat kompleks masjid serta pesantren yang masih berfungsi hingga kini.

3. Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Masjid ini merupakan yang tertua di Jawa Barat. Masjid ini dibangun Sunan Gunung Jati pada tahun 1480 Masehi. Masjid ini mempunyai corak arsitektur yang unik dengan pengaruh Hindu-Buddha, Islam, dan Eropa.

4. Seni Batik Cirebon

Seni batik Cirebon mempunyai motif-motif yang bercorak Islam, seperti megamendung, parang rusak, macan ali, dan lain-lain. Seni batik Cirebon memiliki warna-warna yang cerah dan kontras.

5. Seni Wayang Golek Cepak

Seni ini yang dikembangkan oleh Sunan Gunung Jati. Seni wayang golek cepak menggabungkan unsur kebudayaan Hindu-Buddha dan Islam dalam cerita dan tokohnya. Seni wayang golek cepak memiliki ciri khas berupa kepala wayang berbentuk bulat atau cepak.

Demikian penjelasan sejarah Kerajaan Cirebon beserta peninggalannya. (ARH)