Konten dari Pengguna

Sejarah Kerajaan Singasari beserta Peninggalan Menariknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah kerajaan singasari, sumber foto: Alexey Turenkov by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah kerajaan singasari, sumber foto: Alexey Turenkov by pexels.com

Sejarah Kerajaan Singasari berkaitan erat dengan Ken Arok yang mendirikan Kerajaan Tumapel dan Wangsa Rajasa. Kerajaan bercorak Hindu Buddha ini terletak di daerah Kecamatan Singasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sebenarnya, Kerajaan Singasari ini memiliki nama asli Kerajaan Tumapel, yang ibu kotanya berada di Kutaraja. Namun karena kejadian tertentu, masyarakat sudah terbiasa menyebut Kerajaan Tumapel dengan nama Kerajaan Singasari.

Sejarah Kerajaan Singasari

Ilustrasi sejarah kerajaan singasari, sumber foto: Julia Volk by pexels.com

Dikutip dari buku Arsitektur Kuno Kerajaan-kerajaan Jawa Timur (Kediri, Singasari, dan Majapahit) di Indonesia karya Drs. Adjeng Hidayah Tsabit, Prof.Dr.-Ing. Ir. Sri Pare Eni, sejarah Kerajaan Singasari awalnya hanya berupa daerah bawahan Kerajaan Panjalu atau Kerajaan Kadiri. Dulunya yang menjabat sebagai akuwu atau setara dengan camat Tumapel adalah Tunggul Ametung.

Kerajaan bercorak Hindu-Buddha ini merupakan kerajaan besar dan kuat pada masanya. Bahkan dalam sejarah Kerajaan Kediri, pendiri Kerajaan Singasari adalah Ken Arok yang waktu itu berhasil mengalahkan raja terakhir Kerajaan Kediri.

Pada dasarnya, Kerajaan Singasari ini berdiri pada 1222 Masehi yang didirikan oleh Ken Arok. Lokasinya berada di daerah Singosari, Malang Jawa Timur.

Menurut Kitab Nagarakertagama, ibukota Kerajaan Tumapel atau Kerajaan Singasari ini bernama Kutaraja. Kemudian, Raja Wisnuwardhana mengangkat puteranya bernama Kertanegara sebagai Ywaraja serta mengganti Ibukotanya menjadi Singasari.

Nama Singasari ini justru lebih terkenal daripada nama Tumapel sebagai ibukota. Hal ini juga yang membuat Kerajaan Tumapel lebih terkenal dengan nama Kerajaan Singasari.

Peninggalan Kerajaan Singasari

Bukan hanya sejarah yang perlu diketahui, namun ada dua peninggalan Kerajaan Singasari yang masih bisa ditemukan keberadaannya, antara lain:

1. Candi Singosari

Candi ini terletak di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pada dasarnya, candi ini adalah tempat pendharmaan dari Raja Kertanegara, beberapa orang beranggapan bahwa candi ini belum selesai dibangun.

2. Candi Kidal

Selanjutnya ada Candi Kidal, candi sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Raja Anusapati. Mengingat raja Anusapati meninggal karena dibunuh oleh Tohjaya.

Sejarah Kerajaan Singasari memang berkaitan erat dengan Ken Arok, di mana dulunya hanya berupa daerah bawahan Kerajaan Kediri. Selain itu, ada dua peninggalan Kerajaan Singasari yang paling mudah ditemukan hingga saat ini. (DSI)