Sejarah Kerajaan Sunda Lengkap yang Menarik Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Kerajaan Sunda menjadi salah satu sejarah penting yang memiliki andil dalam sejarah kerajaan di Indonesia. Untuk mengetahui bagaimana sejarah Kerajaan Sunda secara lengkap, berikut ini adalah pembahasan ringkas yang dapat Anda simak.
Sejarah Kerajaan Sunda beserta Para Raja
Kerajaan Sunda merupakan salah satu kerajaan bercorak Hindu dan Budha yang pernah berdiri pada tahun 932-1579 Masehi. Kerajaan ini berada di barat pulau Jawa. Pembahasan mengenai Kerajaan Sunda dibahas dalam buku berjudul Sejarah Kelam Jawa-Sunda Cinta, Perang, dan Rekonsiliasi yang disusun oleh Muhammad Muhibbuddin (2018: 39).
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa Kerajaan Sunda adalah kerajaan bercorak Hindu dan Budha yang sempat berdiri di Indonesia dan berada di sebelah barat Pulau Jawa. Kerajaan ini berdiri sejak 699 M sampai 1579 M.
Kerajaan Sunda termasuk salah satu kerajaan yang memiliki wilayah kekuasaan yang besar, mulai dari Provinsi Banten, Jakarta, Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah bahkan hingga bagian selatan Pulau Sumatra.
Dalam naskah Wangsakerta, Kerajaan Sunda disebut sebagai kerajaan yang menggantikan Kerajaan Tarumanegara. Kerajaan Sunda didirikan oleh Tarusbawa pada 669 M (591 tahun saka). Sebelum menjadi berdiri menjadi kerajaan yang berdaulat, Kerajaan Sunda merupakan bagian dari kerajaan Tarumanegara.
Pada saat Kerajaan Sunda berjaya, mayoritas masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai peladang dan banyak menggantungkan kebutuhan hidupnya pada kegiatan pertanian ladang. Komoditas andalan Kerajaan Sunda adalah lada dengan kualitas tinggi, cabai, dan berbagai buah asam.
Keberadaan Kerajaan Sunda ini tercatat dalam berbagai catatan sejarah. Lebih lengkap, penjelasan mengenai catatan kuno tentang adanya Kerajaan Sunda dipaparkan dalam buku berjudul Ensiklopedia Sejarah Lengkap Indonesia dari Era Klasik Sampai Kontemporer yang ditulis oleh Adi Sudirman (2019: 89).
Dijelaskan dalam buku tersebut bahwa keberadaan Kerajaan Sunda diketahui dari beberapa sumber dan catatan sejarah seperti catatan sejarah dari China, catatan sejarah dari Eropa, bahkan beberapa temuan arkeologi seperti Candi Bojongmenje di Kabupaten Bandung, Candi Cangkuang di Leles, Garut, serta arca Caringin.
Tak hanya itu, Kerajaan Sunda juga sempat dipimpin oleh berbagai raja. Dalam naskah kuno Pangeran Wangsakerta, disebutkan bahwa terdapat sederet raja yang sempat memimpin Kerajaan Sunda antara lain;
Tarusbawa (669-723)
Harisdarma atau Sanjaya (723-732)
Tamperan Barmawijaya (732-739)
Rakeyan Banga (739-766)
Rakeyan Medang Prabu Hulukujang (766-783)
Prabu Gilingwesi (783-795)
Pucukbumi Darmeswara (795-819)
Rakeyan Wuwus Prabu Gajah Kulon (819-891
Prabu Darmaksa (891-895)
Windusakti Prabu Dewageng (895-913)
Rakeyan Kamuning Gading Prabuwucukwesi (913-916)
Rakeyan Jayagiri (916-942)
Atmayadarma Hariwangsa (942-954)
Limbur Kancana (954-964)
Munding Ganawirya (964-973)
Rakeyan Wulung Gadung (973-989)
Brajawisesa (989-1021)
Dewa Sanghyang (1012-1019)
Sanghyang Ageng (1019-1030)
Sri Jayabupati (1030-1042)
Darmaraja (1042-1065)
Langlangbumi (1065-1155)
Rakeyan Jayagiri Prabu Menakluhur (1155-1157)
Darmakusuma (1157-1175)
Darmasiksa Prabu Sanghyang Wisnu (1175-1297)
Ragasuci (1297-1303)
Citraganda (1303-1311)
Prabu Linggadewata (1311-1333)
Prabu Ajiguna Linggawisesa (1333-1340)
Prabu Ragamulta Luhurprabawa (1340-1350)
Prabu Maharaja Linggabuana Wisesa (1350-1357)
Prabu Bunisora (1357-1371)
Prabu Niskala Wastu Kancana (1371 -1475)
Prabu Susuktunggal (1475-1482)
Jayadewata (1482-1521)
Prabu Surawisesa (1521-1535)
Prabu Dewatabuanawisesa (1535-1543)
Prabu Sakti (1543-1551)
Pabu Nilakendra (1551-1567)
Prabu Ragamulya atau Prabu Suryakancana (1567-1579)
Dengan mengetahui bagaimana sejarah Kerajaan Sunda beserta raja-raja yang memimpinnya, Anda dapat menambah wawasan Anda khususnya tentang raja yang sempat berdaulat di Kerajaan Sunda. (DAP)
