Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon beserta Peninggalannya yang Bernilai Tinggi

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah mengenai sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon menjadi hal yang menarik untuk dibahas. Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon mempunyai kaitan erat dengan keruntuhan Kerajaan Cirebon yang dimulai pada 1666 Masehi.
Lantas, bagaimana kisah sejarah dari Keraton Kasepuhan Cirebon itu sendiri?
Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon
Sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon berkaitan dengan keruntuhan Kerajaan Cirebon yang bermula pada 1666 Masehi di bawah kepemimpinan Panembahan Ratu II atau Pangeran Rasmi.
Ketika itu, penguasa Mataram yang bernama Sultan Amangkurat I yang merupakan mertua Panembahan Ratu II memanggilnya ke Surakarta.
Sultan Amangkurat I menuduh Panembahan Ratu II bersekongkol dengan Banten dalam menjatuhkan kekuasaannya di Mataram. Panembahan Ratu II kemudian diasingkan hingga wafat di Surakarta pada 1667 Masehi.
Terjadinya kekosongan di Kerajaan Cirebon selanjutnya diambil alih oleh Mataram. Pengambilan yang terjadi secara sepihak tersebut mengakibatkan amarah Sultan Ageng Tirtayasa yang menguasai Banten.
Sultan Ageng Tirtayasa lalu membebaskan kedua putra Panembahan Ratu II yang diasingkan Mataram, yaitu Pangeran Martawijaya dan Pangeran Kartawijaya.
Pada 1677 Masehi, konflik internal terjadi di dalam Kerajaan Cirebon akibat perbedaan pendapat mengenai penerus kerajaan selanjutnya.
Maka dari itu, Sultan Ageng Tirtayasa kemudian membagi Kerajaan Cirebon menjadi tiga, yaitu Kesultanan Kanoman, Keraton Kasepuhan, dan Panembahan Cirebon.
Kesultanan Kanoman dipimpin oleh Pangeran Kartawijaya dengan gelar Sultan Anom I. Sementara itu, Kesultanan Kasepuhan diberikan pada Pangeran Martawijaya dengan gelar Sultan Sepuh I dan Panembahan di Cirebon, yaitu Pangeran Wangsakerta.
Peninggalan Keraton Kasepuhan Cirebon
Keraton Kasepuhan Cirebon memiliki banyak peninggalan. Hingga saat ini, berbagai peninggalan tersebut masih terawat dengan baik dan masih banyak masyarakat yang mengunjunginya.
Berikut adalah berbagai peninggalan dari Keraton Kasepuhan Cirebon, antara lain:
Bangunan Keraton Kasepuhan Cirebon.
Gamelan Degung.
Gamelan Laras Slendro.
Bende Bergawang.
Gamelan Sekaten.
Patung Macan Putih.
Kereta Singa Barong Kasepuhan.
Masjid Sang Cipta Rasa.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah Keraton Kasepuhan Cirebon beserta peninggalannya. Semoga bermanfaat. (LAU)
