Sejarah Kota Biak, Legenda, Mitos, dan Fakta Menariknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Kota Biak merupakan bagian penting dari perjalanan panjang perkembangan kota ini sebagai pusat budaya dan perdagangan di Papua. Selain itu, Biak juga dikenal dengan kekayaan budaya dan tradisi yang masih lestari hingga saat ini.
Kota Biak memiliki akar sejarah yang kuat, terutama dalam perannya selama Perang Dunia II, ketika menjadi lokasi strategis bagi sekutu.
Mengutip situs papua.bpk.go.id, Kabupaten Biak Numfor merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua yang menjadi saksi sejarah masa Perang Dunia II, yakni Biak pernah digunakan sebagai markas pertahanan pasukan sekutu.
Sejarah Kota Biak
Kota Biak, terletak di Pulau Biak dalam Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Indonesia, memiliki sejarah yang kaya dan beragam, dipenuhi dengan legenda, mitos, serta fakta menarik yang menjadikannya unik. Berikut adalah sejarah Kota Biak.
Sejarah Biak bermula dari kedatangan penjelajah Eropa pada abad ke-17. Pada tahun 1616, penjelajah Belanda Jacob Le Maire dan Willem Cornelisz Schouten melintasi kepulauan ini dan menamakannya Schouten Eilanden.
Kontak awal ini menandai dimulainya interaksi antara penduduk asli Biak dengan dunia luar.
Pada masa Perang Dunia II, Biak menjadi lokasi strategis dan saksi pertempuran sengit antara pasukan Sekutu dan Jepang.
Pulau ini dijadikan basis pertahanan oleh Jepang hingga akhirnya direbut oleh Sekutu.
Salah satu peninggalan bersejarah dari masa ini adalah Bandara Frans Kaisiepo, yang dulunya merupakan landasan pacu yang dibangun oleh Sekutu dan kini berfungsi sebagai bandara internasional.
Legenda dan Mitos
Masyarakat Biak kaya akan cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu legenda yang terkenal adalah tentang Korben, seekor ular naga besar dengan tubuh bersisik hijau dan berkaki empat.
Menurut kepercayaan setempat, kemunculan Korben membawa pertanda buruk, dan kisahnya telah menjadi bagian integral dari budaya lisan masyarakat Biak.
Fakta Menarik
Kota Biak merupakan salah satu wilayah strategis di Papua yang kaya akan keindahan alam serta nilai sejarah. Berikut adalah fakta menarik Kota Biak:
1. Keanekaragaman Hayati
Pulau Biak dikelilingi oleh terumbu karang dan atol yang kaya akan keanekaragaman hayati, menjadikannya destinasi menarik bagi para penyelam dan peneliti biologi laut.
2. Budaya Maritim
Suku Biak dikenal sebagai pelaut ulung. Sejak abad ke-15, masyarakatnya telah menjelajahi lautan hingga ke Kepulauan Maluku dan pesisir utara Papua, menunjukkan keterampilan navigasi dan adaptasi maritim yang luar biasa.
3. Warisan Perang Dunia II
Selain Bandara Frans Kaisiepo, terdapat berbagai situs bersejarah lainnya seperti Gua Jepang di Biak, yang menjadi saksi bisu peristiwa-peristiwa penting selama Perang Dunia II.
Kota Biak, dengan perpaduan sejarah, legenda, dan keindahan alamnya, menawarkan perspektif unik tentang kekayaan budaya dan sejarah Papua yang patut untuk dieksplorasi lebih lanjut.
Sejarah Kota Biak tidak hanya mencerminkan perjalanan waktu, tetapi juga menjadi bukti bagaimana kota ini terus bertahan dan berkembang. (Fikah)
Baca Juga: Sejarah Kota Fakfak dari Era Awal Hingga Era Modern
