Sejarah Majapahit sebagai Kerajaan Hindu Terbesar di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yuk, simak sejarah Majapahit yang merupakan kerajaan Hindu terbesar dengan pusat di Jawa Timur.
Dikutip dari buku Sejarah Politik dan Kekuasaan oleh Dr. Tappil Rambe, S.Pd., M.Si., dkk., Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Budha terakhir yang menguasai Indonesia dan disebut sebagai kerajaan terbesar yang pernah ada sepanjang sejarah Indonesia.
Dalam Negarakertagama, disebutkan bahwa kekuasaan Majapahit terbentang dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Semenanjung Malaya, sampai Indonesia timur.
Sejarah Majapahit sebagai Kerajaan Hindu Terbesar di Indonesia
Awal Mula Majapahit
Sejarah dari Kerajaan Majapahit tidak lepas dari adanya Kerajaan Singasari. Pada tahun 1292, terjadi sebuah pemberontakan di Singasari oleh Jakatwang sehingga Kerajaan Singasari runtuh.
Ketika itu, Raden Wijaya dan Arya Wiraraja melarikan diri dan berlindung di sebuah hutan Trowulan yang kemudian diberi nama Majapahit. Pemilihan nama tersebut diambil karena banyaknya buah maja yang mempunyai rasa pahit di wilayah tersebut.
Ternyata, wilayah Majapahit terus berkembang sampai menarik simpati dari penduduk Tumapel dan Daha. Raden Wijaya kemudian diangkat menjadi raja setelah berhasil mengalahkan beberapa daerah. Ia kemudian mendapat gelar Kertajasa Jayawardhana.
Masa Kejayaan
Kerajaan Majapahit meraih masa kejayaan di bawah kepemimpinan Hayam Wuruk (1350-1389). Kejayaan Majapahit juga berkat campur tangan Gajah Mada yang menumpas pemberontakan dan berhasil menyatukan Nusantara.
Selain terus memperluas wilayah kekuasaan, Majapahit juga mempererat hubungan dengan berbagai kerajaan di Asia Tenggara. Karena kekuatan dan strategi militer yang bagus, Majapahit mampu memperluas wilayah serta menstabilkan wilayahnya.
Keruntuhan Majapahit
Setelah Hayam Wuruk dan Gajah Mada meninggal, Kerajaan Majapahit harus mengalami kemunduran. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya kemampuan dari penerus Hayam Wuruk untuk mengurus wilayah kekuasaan Majapahit.
Ada beberapa faktor mengapa Majapahit harus runtuh, antara lain:
Banyak wilayah melepaskan dirri
Adanya konflik memperebutkan tahta
Perang Paregreg
Islam semakin memberi pengaruh di Jawa
Peninggalan Majapahit
Runtuhnya kerajaan Majapahit meninggalkan banyak peninggalan seperti prasasti dan candi. Beberapa prasasti peninggalan sejarah ini yaitu Prasasti Wurare, Prasasti Katiden, Prasasti Parung, hingga Prasasti Biluluk.
Sedangkan, candi yang ditinggalkan oleh Kerajaan Majapahit yaitu Candi Brahu, Candi Jabung, Candi Rimbi, Candi Tikus, Candi Sukuh, Candi Sumberjati, hingga Candi Wringin Branjang.
Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah Majapahit sebagai kerajaan terbesar di Nusantara. (LAU)
