Sejarah Museum Geologi dan Koleksinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah mengenai sejarah Museum Geologi dimulai pada tanggal 16 Mei 1929 yang merupakan inisiatif dari Dinas Pertambangan di masa Hindia Belanda.
Dikutip dari buku Kajian Lintas Perspektif Ilmu Tentang Pandemi Covid 19, ilmu Geologi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai bumi, batuan, mineral, tanah, hingga kejadian terbentuknya.
Selain itu, Geologi juga mempelajari mengenai sejarah bumi, proses yang terjadi di permukaan bumi, sumber daya alam geologi, sampai bencana geologi.
Keseluruhan ilmu ini dapat dipelajari melalui Museum Geologi yang terletak di Kota Bandung. Bagaimana sejarah museum satu ini?
Sejarah Museum Geologi
Museum Geologi adalah sebuah destinasi wisata edukasi yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat. Museum satu ini terletak di Jalan Diponegoro Nomor 57, Cihaur Geulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung.
Museum Geologi didirikan pada 16 Mei 1929. Museum ini pernah ditutup untuk renovasi sebelum kembali dibuka pada tahun 2000.
Berdirinya Museum Geologi merupakan hasil inisiatif dari Dienst van den Mijnbouw, yaitu Dinas Pertambangan di masa Hindia Belanda. Ketika itu, Dinas Pertambangan ingin mengadakan tempat untuk menyimpan hasil penyelidikan terhadap tambang.
Akhirnya, pada tanggal 23 April 1927, pembangunan gedung museum mulai dilakukan dengan arsitek bernama Ir Menalda van Schouwenburg.
Gedung Museum Geologi didesain dengan gaya Art Deco dan melibatkan 300 pekerja bangunan. Pembangunan ini diperkirakan menghabiskan dana sampai 400 gulden.
Ketika masa Perang Dunia II, pemerintah Hindia Belanda menjadikan bangunan tersebut sebagai markas Angkatan Udara. Koleksi yang semula ada di Museum Geologi dipindahkan ke Gedung Pensioen Fonds yang kini dikenal sebagai Gedung Dwiwarna.
Ketika Jepang berkuasa di Indonesia, Museum Geologi dikelola oleh Kogyo Zimusho dengan nama yang diubah menjadi Chisitsu Chosasho. Setelah Indonesia merdeka, museum ini dikelola oleh Djawatan Tambang dan Geologi.
Koleksi Museum Geologi
Adapun koleksi yang dimiliki oleh Museum Geologi adalah sebagai berikut:
Kumpulan fosil tengkorak manusia purba.
Artefak perkembangan budaya.
Ruang kegunungapian.
Maket pertambangan emas terbesar.
Contoh batuan asal Papua.
Miniatur menara pengeboran minyak dan gas bumi.
Itu dia sekilas penjelasan mengenai sejarah dan koleksi Museum Geologi.(LAU)
