Konten dari Pengguna

Sejarah Museum Satria Mandala beserta Koleksi Menariknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Museum Satria Mandala. Sumber: Riccardo/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Museum Satria Mandala. Sumber: Riccardo/Pexels.com

Sejarah Museum Satria Mandala dahulunya merupakan kediaman dari istri Soekarno, yakni Ratna Sari Dewi. Museum ini masuk dalam museum edukasi bersejarah tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Museum Satria Mandala memiliki koleksi yang cukup menarik. Setiap koleksi tersebut mempunyai peranan penting dalam meningkatkan dan memperkuat jati diri bangsa untuk mencapai tujuan nasional. Lebih jelasnya, simak dalam uraian di bawah ini!

Sejarah Museum Satria Mandala

Ilustrasi: Museum Satria Mandala. Sumber: Tom Fisk/Pexels.com

Ferry Taufiq El Jaquene dalam buku berjudul Akhirnya Sang Jenderal Mengalah: Jendral Soedirman dalam Pusaran Konflik Politik menjelaskan bahwa Museum Satria Mandala merupakan museum sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia.

Museum Satria Mandala berlokasi di Jalan Gatot Subroto Nomor 14, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Museum ini awalnya adalah rumah dari istri pertama Presiden Indonesia yang pertama, yakni Soekarno, yang bernama Ratna Sari Dewi Soekarno.

Sebelum berubah menjadi museum, tempat ini juga disebut sebagai Wisma Yaso. Wisma tersebut merupakan lokasi pertama pemakaman Soekarno sebelum dipindahkan ke Blitar, Jawa Timur.

Rencana pembangunan Museum Satria Mandala berawal pada tahun 1968. Pembangunan museum ini disebabkan Brigjen TNI Nugroho Notosusanto memperoleh inspirasi dari Museo Nacional de Historia di Meksiko serta Museum Peringatan Perang Australia di Canberra.

Adapun yang bertanggung jawab pada pembangunan museum tersebut adalah Brigjen TNI Nugroho Notosusanto sendiri. Kemudian, peresmian dari Museum Satria Mandala dilakukan pada tahun 1972 oleh presiden kedua Indonesia, yakni Soeharto.

Koleksi Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala mempunyai berbagai koleksi peralatan perang dari Tentara Negara Indonesia, yaitu:

  • Senjata.

  • Ranjau.

  • Baju.

  • Torpedo.

  • Rudal.

  • Meriam.

  • Tank.

  • Kapal pengangkut TNI saat berada di Jawa Barat yang diharuskan kembali menuju Yogyakarta akibat Perjanjian Renville.

  • KRI Pattimura merupakan kapal perang Indonesia yang dibuat di Jerman Timur dan digunakan dalam pertempuran di Papua.

  • Helikopter dan pesawat terbang yang dikemudikan oleh TNI di masa penjajahan melawan Belanda. Salah satunya adalah pesawat Cureng yang pernah dikemudikan oleh Marsekal Udara Agustinus Adisucipto.

Demikianlah penjelasan tentang sejarah Museum Satria Mandala beserta koleksinya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (ek)