Konten dari Pengguna

Sejarah Musik Tradisional Indonesia, Fungsi, dan Ciri-cirinya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah musik tradisional Indonesia. Sumber: Oană Andrei/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah musik tradisional Indonesia. Sumber: Oană Andrei/pexels.com

Musik tradisional Indonesia termasuk budaya yang menggambarkan keragaman dari suku bangsa. Sejarah musik tradisional Indonesia ini telah mulai sebelum masuknya agama Hindu dan Buddha.

Sakrie dalam 100 Tahun Musik Indonesia menyebutkan bahwa musik Indonesia mempunyai perkembangan pesat dan di masa lalu tidak terlepas dari fungsinya dalam adat.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai sejarah musik tradisional Indonesia, simak selengkapnya dalam artikel berikut.

Sejarah Musik Tradisional Indonesia

Ilustrasi sejarah musik tradisional Indonesia. Sumber: Spora Weddings/pexels.com

Sejarah musik tradisional Indonesia cukup panjang dan telah berlangsung sejak zaman dahulu. Adapun perjalanan sejarah musik tradisional Indonesia adalah:

  • Musik tradisional Nusantara telah berkembang jauh sebelum masuknya agama Hindu dan Buddha di Indonesia, yakni sebelum abad ke-7 Masehi. Saat itu, musik tradisional digunakan sebagai bagian dari upacara adat.

  • Ketika agama Hindu dan Buddha masuk ke Indonesia, musik tradisional berkembangan di kalangan istana untuk kegiatan kerajaan maupun upacara keagamaan.

  • Ketika pengaruh Islam telah masuk di Nusantara, musik tradisional ini mendapatkan pengaruh Timur Tengah, misalnya gambus, rebana, rebab, dan banyak lagi.

  • Pada masa kolonialisme, musik tradisional di Indonesia semakin meluas dan mendapatkan pengaruh barat. Di masa ini, muncul jenis alat musik piano, gitar, hingga biola.

Fungsi Seni Musik Tradisional Indonesia

Pada masa lalu, musik tradisional Indonesia mempunyai fungsi sebagai pengiring upacara adat. Lebih dari itu, seni musik Indonesia ini memiliki berbagai kegunaan. Adapun beberapa fungsi seni musik tradisional Indonesia adalah:

  • Fungsi religius. Dalam hal ini, musik tradisional berfungsi sebagai sarana ibadah serta komunikasi kepada Tuhan, hingga alam gaib.

  • Fungsi sosial. Musik tradisional Indonesia juga berfungsi sebagai sarana integrasi maupun interaksi sosial antar individu hingga golongan.

  • Fungsi estetis. Musik tradisional Indonesia adalah sarana ekspresi keindahan maupun apresiasi.

  • Fungsi edukatif. Dalam hal ini, musik tradisional Indonesia berfungsi sebagai sarana pengembangan potensi diri maupun pembelajaran.

  • Fungsi komersial. Dalam hal ini, musik tradisional dapat dijadikan sebagai profesi maupun sumber penghasilan.

Ciri-ciri Musik Tradisional Indonesia

Ada beberapa ciri-ciri dari musik tradisional Indonesia, antara lain:

  • Musik tradisional dipelajari secara lisan dan tidak memiliki notasi.

  • Musik tradisional adalah bagian dari kebudayaan yang pewarisannya secara turun-temurun.

  • Mempunyai pemain yang tidak terspesialisasi.

  • Syair lagu yang dipakai umumnya menggunakan bahasa daerah.

Demikian sederet informasi mengenai sejarah musik tradisional Indonesia. [ENF]