Sejarah Orang Pariaman yang Menempati Sumatra Barat

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah orang Pariaman yang ada di Sumatra Barat jadi informasi menarik untuk diketahui. Apalagi jika tertarik akan sejarah masyarakat Indonesia, agar bisa menambah pengetahuan umum mengenai bangsa ini.
Pariaman adalah kota di Provinsi Sumatra Barat. Diketahui kota ini baru terbentuk pada tahun 2002 sebagai daerah administrasi. Namun, sebenarnya kota ini juga telah berdiri cukup lama di Sumatra Barat dan didiami oleh banyak orang yang tinggal di kota tersebut.
Sejarah Orang Pariaman
Telah berdiri sejak lama, membuat banyak orang tertarik untuk mengetahui sejarah di balik orang Pariaman. Tidak heran, jika informasi seputar sejarah orang Pariaman selengkapnya menarik untuk diketahui.
Dikutip dari situs repository.uinib.ac.id, diketahui nenek moyang Pariaman bermula dari Luhak Tanah Data sebanyak empat orang.
Sedangkan menurut Katua Kerapatan Adat Nagari (KAN) V, disebutkan bahwa penduduk Mariaman berasal dari Tanah Data turun melalui Malalak.
Kemudian, rombongan Malalak ini terbagi atas dua kelompok, yang satu kelompok ke Pariaman dan satu kelompok lagi menuju ke Kampung Dalam. Kedua rombongan pun kemudian menetap di wilayah tersebut.
Melalui dua cerita tersebut, maka dapat diketahui bahwa penduduk yang mendiami Pariaman berasal dari daerah Luhak, yaitu Luhak Tanah Datar dan Luhak Agam. Hal ini termasuk dengan masyarakat yang ada di kota maupun kabupaten Pariaman.
Selain itu, secara tradisional, masyarakat Pariaman dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar, yakni penghulu atau kepala adat dan yang lainnya adalah masyarakat biasa. Perbedaan ini tidak terlihat dalam kehidupan sehari-hari, namun hanya terlihat dalam acara adat.
Masyarakat Pariaman juga hidup secara berkelompok berdasarkan suku. Bahkan, pola permukimannya disesuaikan dengan garis keturunan ibu atau matrilineal.
Berdasarkan informasi dari Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, Efrianto A., (2016), diketahui pula bahwa pada zaman dahulu, Pariaman menjadi tempat tinggal dari berbagai etnik masyarakat. Mulai dari Cina, Keling, dan pribumi. Tidak hanya itu, pada zaman penjajahan daerah ini juga didiami oleh penjajah Belanda dan Jepang.
Seiring berjalannya waktu, banyak pengaruh dari luar yang masuk ke Pariaman, termasuk dengan hadirnya ajaran Islam. Hal ini turut membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat Pariaman, khususnya dalam pemberian gelar.
Itulah sejarah orang Pariaman yang menempati Sumatera Barat. Setelah mengetahui informasi tersebut, maka wawasan akan sejarah masyarakat yang ada di Indonesia bisa semakin bertambah. (PRI)
Baca juga: Sejarah Jalan Pahlawan Revolusi, Lokasi Penting dalam Peristiwa G30S
