Konten dari Pengguna

Sejarah Padel beserta Faktanya Uniknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Padel. Unsplash.com/Vincenzo Morelli
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Padel. Unsplash.com/Vincenzo Morelli

Padel merupakan olahraga raket yang sedang banyak diminati di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Namun, banyak yang belum paham bagaimana sebenarnya sejarah padel dan apa saja fakta menarik di balik popularitasnya.

Banyak yang mengira padel mirip dengan tenis atau squash, namun sebenarnya padel adalah perpaduan keduanya dengan karakteristik unik. Olahraga ini menawarkan permainan yang kompetitif dan mudah dimainkan oleh berbagai kalangan usia.

Sejarah Padel di Dunia

Ilustrasi Sejarah Padel. Unsplash.com/Manuel Pappacena

Dikutip dari www.ltapadel.org.uk, The History of Padel, sejarah padel pertama kali ditemukan pada tahun 1969 oleh Enrique Corcuera, seorang pengusaha asal Meksiko.

Ia mengadaptasi lapangan squash di rumahnya dan menciptakan permainan baru yang menggunakan dinding sebagai bagian dari permainan. Enrique menyebut permainan ini sebagai “Padel-Tenis”.

Popularitas padel mulai berkembang ketika seorang teman Enrique dari Spanyol, Alfonso de Hohenlohe, membawa olahraga ini ke Marbella, Spanyol. Di sana, padel mulai diperkenalkan secara luas, terutama di kalangan bangsawan dan selebriti.

Seiring waktu, padel menjalar ke negara-negara Eropa lainnya, khususnya Italia, Prancis, dan Swedia. Argentina juga menjadi salah satu negara dengan jumlah pemain padel terbanyak di dunia.

Fakta Unik Padel

Ilustrasi Sejarah Padel. Unsplash.com/Oskar Hagberg

Di bawah ini terdapat beberapa fakta unik seputar olahraga ini, yaitu:

1. Lapangan Lebih Kecil dari Tenis

Lapangan padel hanya sepertiga dari ukuran lapangan tenis. Hal ini membuat permainan menjadi lebih cepat dan dinamis.

2. Dinding Sebagai Bagian Permainan

Seperti squash, bola padel bisa memantul ke dinding dan tetap dianggap sah. Strategi permainan pun menjadi lebih kompleks.

3. Raket Tanpa Senar

Raket padel tidak menggunakan senar seperti tenis, melainkan terbuat dari bahan padat yang diberi lubang-lubang kecil.

4. Mudah Dipelajari

Tidak seperti tenis yang membutuhkan teknik pukulan yang rumit, padel relatif mudah dimainkan oleh pemula dan cocok untuk semua usia.

5. Pertumbuhan Pesat di Dunia

Saat ini padel menjadi olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia, khususnya di Spanyol, Argentina, dan Timur Tengah. Bahkan, beberapa selebriti dunia seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi diketahui menyukai olahraga ini.

Sejarah padel berawal dari ide sederhana yang kemudian berkembang menjadi olahraga internasional. Dengan karakteristik unik, olahraga ini menghadirkan pengalaman bermain yang seru dan menantang. (Aya)

Baca juga: Rangkuman Sejarah Lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia