Konten dari Pengguna

Sejarah Pembentukan Bumi Zaman Praaksara dan Pembagiannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah pembentukan bumi zaman praaksara. Sumber: Porapak Apichodilok/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah pembentukan bumi zaman praaksara. Sumber: Porapak Apichodilok/pexels.com

Zaman praaksara adalah periode ketika manusia belum mengenal tulisan. Adapun sejarah pembentukan bumi zaman praaksara ini dimulai dari masa arkeozoikum.

Iriani dalam Prasejarah Indonesia menyebutkan bahwa zaman arkeozoikum atau arkaekum adalah periode ketika bumi baru awal dibentuk, sehingga belum terdapat tanda-tanda kehidupan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai sejarah pembentukan bumi zaman praaksara, simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Sejarah Pembentukan Bumi Zaman Praaksara

Ilustrasi sejarah pembentukan bumi zaman praaksara. Sumber: Pixabay/pexels.com

Pada dasarnya, proses terbentuknya bumi membutuhkan waktu lama. Nah, pada zaman praaksara atau periode ketika manusia belum mengenal aksara, terdapat beberapa pembagian.

Adapun sejarah pembentukan bumi zaman praaksara dan pembagiannya adalah:

1. Zaman Arkeozoikum

Zaman arkeozoikum atau arkaekum adalah masa awal pembentukan bumi. Periode arkeozoikum diperkirakan terjadi sekitar 2.500 juta tahun yang lalu. Saat ini, belum terdapat tanda-tanda kehidupan. Pasalnya, permukaan bumi cenderung masih panas dan belum stabil.

2. Zaman Paleozoikum

Zaman Paleozoikum juga disebut dengan zaman bumi puba yang diperkirakan terjadi sekitar 541 hingga 252 juta tahun yang lalu. Dimulainya zaman ini ditandai dengan adanya kehidupan di air dan adanya organisme bersel tunggal.

Di samping itu, muncul pula tumbuhan paku pada zaman ini. Zaman ini terbagi menjadi beberapa periode, antara lain:

  • Periode kambrium yang terjadi sekitar 600 juta tahun yang lalu. Saat ini, banyak ilmuwan yang menjumpai fosil-fosil.

  • Periode ordovisium yang terjadi sekitar 480 juta tahun yang lalu.

  • Periode silur yang dimulai sekitar 435 juta tahun yang lalu.

  • Periode devon atau zaman ikan yang dimulai sekitar 405 juta tahun yang lalu.

  • Periode karbon yang berlangsung sekitar 345 juta tahun yang lalu.

  • Periode perm yang diperkirakan mulai sekitar 275 juta tahun lalu.

3. Zaman Mesozoikum

Zaman mesozoikum ditandai dengan kemunculan reptil maupun dinosaurus. Pembagian zaman ini terdiri dari beberapa periode, antara lain:

  • Periode trias yang terjadi sekitar 225 juta tahun yang lalu. Tanda-tanda periode trias adalah kemunculan dinosaurus dan reptil raksasa.

  • Periode jura yang terjadi sekitar 200-145 juta tahun yang lali. Saat periode ini, bumi mempunyai iklim yang relatif lembap. Di samping itu, dinosaurus jenis reptil menjadi spesies yang paling dominan.

  • Periode kreta yang diperkirakan mulai pada 145 juta tahun yang lali. Pada periode ini, dinosaurus mulai berkembang pesat dan munculnya bagian khatulistiwa dengan iklim tropis. Di akhir periode ini, dinosaurus mulai punah dan muncul tumbuhan berdaun lebar, amfibi, serta ikan.

4. Zaman Neozoikum

Zaman neozoikum terbagi menjadi dua periode, antara lain:

  • Periode tersier yang ditandai dengan berkurangnya reptil raksasa dan munculnya binatang mamalia.

  • Periode kuarter yang ditandai dengan munculnya manusia purba. Zaman ini diperkirakan mulai sekitar 2 juta tahun yang lalu.

Demikian sederet informasi mengenai sejarah pembentukan bumi zaman praaksara. [ENF]