Sejarah Peradaban Islam pada Periode Klasik yang Menarik Ditelusuri

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peradaban Islam pada Periode Klasik yang terjadi pada tahun 650 – 1250 M merupakan masa ketika Islam mencapai kejayaannya. Secara umum, Periode Klasik terbagi dari dua masa yang meliputi masa kemajuan Islam I dan masa disintegrasi.
Masa kemajuan Islam I tersebut terjadi sekitar tahun 650 M sampai dengan 1000 M. Salah satu faktor pendorong masa kejayaan Islam pada Periode Klasik adalah pelaksanaan ajaran Alquran secara maksimal.
Sejarah Peradaban Islam pada Periode Klasik
Sejarah peradaban Islam pada Periode Klasik terbilang cukup lama sebab terjadi dalam kurun waktu sekitar 600 tahun. Periode tersebut terjadi sekitar tahun 650 M sampai dengan 1250 M.
Panjangnya Periode Klasik membuat periodisasi peradaban Islam tersebut terbagi menjadi dua masa. Mengutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI, Rahman dan Hery (2021: 299), berikut pembagian masa Periode Klasik.
Masa Kemajuan Islam I yang terjadi antara tahun 650 – 1000 M.
Masa Disintegrasi yang terjadi antara tahun 1000 – 1250 M.
Berdasarkan pembagian masa Periode Klasik, jelas bahwa peradaban Islam mencapai masa kejayaan sekitar 350 tahun. Kemudian, mengalami masa disintegrasi sekitar 250 tahun.
Faktor Pendorong Masa Kejayaan Islam pada Periode Klasik
Setiap akibat tentu memiliki sebab, demikian pula dengan masa kejayaan Islam pada Periode Klasik. Islam mencapai masa kejayaan pada periode tersebut karena menerapkan berbagai macam pergerakan.
Mengutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI, Mustahdi dan Mustakim (2017: 71 – 72), berikut adalah faktor-faktor yang menyebabkan masa kejayaan Islam:
Melaksanakan ajaran Alquran secara maksimal. Alquran mempunyai banyak ayat yang menyuruh umat muslim menggunakan akal untuk berpikir.
Melaksanakan isi hadis. Banyak hadis dalam ajaran Islam yang menyuruh pemeluknya untuk terus-menerus menuntut ilmu, baik itu tentang ilmu agama maupun ilmu lain yang berkaitan dengan kehidupan di dunia.
Mengembangkan ilmu agama dengan melakukan ijtihad.
Ulama yang berdiri sendiri dan menolak untuk menjadi pegawai pemerintahan.
Demikian jelas bahwa peradaban Islam pada Periode Klasik memuat masa kejayaan Islam. Kejayaan tersebut dapat terjadi karena berbagai macam faktor yang salah satunya adalah melaksanakan ajaran Alquran dengan maksimal. (AA)
