Konten dari Pengguna

Sejarah Peradaban Mesopotamia dan Perkembangannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Peradaban Mesopotamia. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Peradaban Mesopotamia. Sumber: Unsplash

Sejarah peradaban Mesopotamia menjadi salah satu topik yang menarik untuk dibahas.

Dikutip dari buku Menyiasati Kota tanpa Warga oleh Jo Santoso, daerah pertama yang berkembang di Mesopotamia adalah Sumeria dengan kotanya, Ur. Ur mempunyai luas sekitar 100 hektar dengan penduduk mencapai 10.000.

Lantas, bagaimana sejarah peradaban Mesopotamia beserta perkembangannya?

Sejarah Peradaban Mesopotamia

Ilustrasi Sejarah Peradaban Mesopotamia. Sumber: Unsplash

Mesopotamia merupakan situs perkembangan yang paling awal dari Revolusi Neolitik, yaitu terjadi dari 10.000 SM. Sekitar 5000 SM, pada wilayah tersebut sudah terdapat teknologi irigasi yang turut menentukan sistem pertanian kuno.

Bangsa pertama yang tinggal di Mesopotamia adalah bangsa Ubaid. Pada masa tersebut, masyarakat Mesopotamia sudah hidup sejahtera karena kondisi daerah yang sangat subur sehingga cocok untuk bercocok tanam.

Hal tersbut membuat bangsa lain merasa terdorong untuk datang menyerbu dengan tujuan menguasai air irigasi serta tanah subur. Bangsa Sumeria menjadi bangsa pertama yang melakukan invasi pada 4000 SM.

Setelah Bangsa Sumeria, Bangsa Semit turut datang. Bangsa ini sudah mengenal dasar kehidupan ekonomi dan politik pertanian. Kedatangannya ingin bergabung dengan Bangsa Sumeria.

Kemunculan peradaban Mesopotamia bermula dari tumbuhnya peradaban oleh Bangsa Sumeria. Masyarakat Sumeria menjalani hidup dengan bertani. Mereka mengairi tanah dengan membuat saluran air yang berasal dari Sungai Tigris dan Eufrat.

Hasil pertanian utama mereka yaitu gandum, jelai, dan jemawut. Berbagai hasil tersebut diangkut memakai kereta atau gerobak dengan roda. Maka dari itu, Bangsa Sumeria terkenal sebagai bangsa yang pertama mengenal gandum dan roda.

Bangsa Sumeria lalu membangun berbagai kota kuno yang terkenal, misalnya Sumer, Ur, Kish, Ereck, dan lain sebagainya. Kota Ur menjadi pusat dari pemerintahan Bangsa Sumeria.

Pengasa mereka memiliki dua kekuasaan, yaitu kepala raja atau Patesi (Pendeta Raja) dan kepala pemerintahan. Masyarakatnya mempunyai kepercayaan Politeisme, dengan dewa utama yaitu Marduk.

Tak hanya itu, Bangsa Sumeria sudah mengembangkan berbagai penemuan. Mulai dari bidang matematika, tulisan paku, sampai membangun Zuggurat yaitu bangunan tinggi seperti gunung sebagai tempat pemujaan.

Pada tahun 2350 SM, kekuasaan Bangsa Sumeria harus berakhir akibat penyerangan dari Bangsa Akkaida di bawah pimpinan Raja Sargon. Meskipun ada di bawah banyak pemerintahan berbeda, kebudayaan Mesopotamia mampu bertahan dan berkembang selama ribuan tahun.

Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai sejarah peradaban Mesopotamia dan perkembangannya.(LAU)