Konten dari Pengguna

Sejarah Perdagangan Laut Nusantara yang Diminati Banyak Bangsa

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah perdagangan laut nusantara, sumber foto: Tom Fisk by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah perdagangan laut nusantara, sumber foto: Tom Fisk by pexels.com

Sejarah perdagangan laut Nusantara berawal dari Cina dan India yang melintasi selat Malaka atau Nusantara sebagai penghubung perdagangan. Nusantara adalah sebutan untuk kepulauan Indonesia yang membentang dari Sumatra hingga Papua.

Sejak zaman Praaksara, masyarakat Nusantara sudah melakukan perdagangan secara lokal dan regional. Kemudian pada abad pertama Masehi, Nusantara mulai dilintasi oleh jalur perdagangan internasional dari dua peradaban besar, yaitu China dan India.

Dikutip dari buku Budaya Bahari karya Djoko Pramono, berikut ini sejarah lengkap dari terjadi perdagangan laut di Nusantara.

Sejarah Perdagangan Laut Nusantara

Ilustrasi sejarah perdagangan laut nusantara, sumber foto: M Adriyawan by pexels.com

Sejak zaman Praaksara, masyarakat Nusantara sudah melakukan aktivitas perdagangan laut. Hal ini yang memunculkan sejarah perdagangan laut Nusantara yang sangat kental dua peradaban besar.

India dan China sudah menjadikan Nusantara atau Indonesia sebagai jalur perdagangan laut sejak abad ke-5. Jalur perdagangan laut ini dimulai dari China menuju Kalkuta, India yang mana melalui Laut China Selatan, kemudian Selat Malaka.

Setelah sampai India, berlanjut ke Teluk Persia melalui Suriah dan masih berlanjut hingga ke Laut Tengah melalui Laut Merah. Jalur perdagangan dua peradaban besar ini juga sampai ke Mesir menuju Laut Tengah.

Nusantara melalui Selat Malaka terlibat perdagangan laut ini dalam hal rempah-rempah. Apalagi posisi Indonesia yang sangat strategis dengan sumber daya alam yang berlimpah membuat jalur perdagangan ini semakin ramai.

Hal ini yang membuat Indonesia menjadi salah satu pusat perdagangan yang penting pada jalur perdagangan Timur Tengah dan semenanjung Arab. Jalur perdagangan yang berkembang ini ditentukan oleh kepentingan ekonomi.

Pada awalnya, rute perdagangan datang dari Austronesia di Asia Tenggara Daratan. Kemudian berkembang pada masa Hindu-Buddha, China di Utara dan India di barat daya, kedua negara ini menjadi super power.

Peralihan rute ini tentu saja membawa dampak positif bagi perkembangan Nusantara. Indonesia menjadi terhubung ke dalam jaringan perdagangan dunia pada saat itu melalui jalur lautnya.

Hal ini yang membuat Selat Malaka menjadi pintu gerbang yang menghubungkan pedagang-pedagang India dan China. Sebagai pintu gerbang, Selat Malaka tentu menjadi kawasan yang sangat penting bagi perdagangan dan pelayaran.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa sejarah perdagangan laut Nusantara berawal dari Cina dan India yang melintasi Selat Malaka saat melakukan perdagangan. (DSI)