Konten dari Pengguna

Sejarah Perjanjian Roem Royen beserta Isinya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah Perjanjian Roem Royen. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah Perjanjian Roem Royen. Sumber foto: Unsplash

Sejarah Perjanjian Roem Royen merupakan hal yang penting untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya, perjanjian inilah yang akhirnya membawa NKRI pada perdamaian dan ketenangan.

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas sejarah lengkap Perjanjian Roem Royen beserta isi dan tokoh yang hadir di dalamnya. Penasaran? Simak penjelasannya di bawah ini.

Latar Belakang dan Sejarah Perjanjian Roem Royen

Ilustrasi sejarah Perjanjian Roem Royen. Sumber foto: Unsplash

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, telah banyak peristiwa yang terjadi. Salah satunya konflik antara Belanda dan Indonesia yang disebut sebagai Agresi Militer.

Agresi Militer Belanda ini telah berlangsung selama beberapa tahun, hingga menimbulkan ribuan korban tak bersalah. Hal ini sendiri disebabkan oleh ketidaksetujuan Belanda jika Indonesia merdeka.

Akhirnya, untuk menyelesaikan Agresi Militer, maka dilakukan beberapa perjanjian, salah satunya Perjanjian Roem Royen, yang dimulai pada 14 April 1949 di Jakarta.

Dikutip dari buku Wahana IPS Ilmu Pengetahuan Sosial, Perjanjian Roem Royen sendiri difasilitasi oleh United Commision for Indonesia dan ditandatangani pada 7 Mei 1949.

Karena menjadi peristiwa penting untuk menyelesaikan sengketa, Perjanjian Roem Royen dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kedua belah pihak. Dari Indonesia dipimpin oleh Mohammad Roem, sementara dari Belanda diwakili oleh Herman van Roijen.

Isi dari perjanjian Roem Royen sendiri adalah:

  • Pemerintah Indonesia akan dikembalikan ke Yogyakarta

  • Indonesia dan Belanda akan melakukan perundingan yang disebut sebagai Konferensi Meja Bundar

Dampak Perjanjian Roem Royen

Setelah berhasil mencapai kesepakatan dan ditandatangani pada 7 Mei 1949, Perjanjian Roem Royen memiliki sejumlah dampak penting bagi Indonesia. Di antaranya:

  • Pemerintah Indonesia akhirnya dikembalikan ke Yogyakarta pada 24 Juni 1949

  • Pasukan Belanda yang menjajah Yogyakarta ditarik kembali pada 1 Juli 1949

  • Genjatan senjata mulai dilakukan pada 3 Agustus 1949 dimulai dari wilayah Jawa dan Sumatra

  • Diselenggarakannya Konferensi Meja Bundar untuk mencapai kesepakatan bersama

Itulah dia penjelasan singkat mengenai sejarah, latar belakang, isi, tokoh, dan dampak dari Perjanjian Roem Royen yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Semoga membantu! (RN)