Konten dari Pengguna

Sejarah Perjuangan Tuanku Imam Bonjol untuk Kemerdekaan Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Perjuangan Tuanku Imam Bonjol. Foto: dok. Chris Lawton (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Perjuangan Tuanku Imam Bonjol. Foto: dok. Chris Lawton (Unsplash)

Tuanku Imam Bonjol dikenal sebagai salah satu pahlawan Indonesia yang berjasa atas perjuangannya dalam mempertahankan keutuhan Indonesia. Selama hidupnya, Tuanku Imam Bonjol mengarungi berbagai pertempuran melawan penjajah.

Untuk mengetahui bagaimana perjuangan Tuanku Imam Bonjol, berikut ini adalah sejarah perjuangan Tuanku Imam Bonjol.

Sejarah Perjuangan Tuanku Imam Bonjol dalam Memperjuangkan Indonesia

Ilustrasi Sejarah Perjuangan Tuanku Imam Bonjol. Foto: dok. Brett Jordan (Unsplash)

Keutuhan Indonesia yang hingga saat ini bisa kita rasakan merupakan hasil jerih payah dari sederet tokoh penting Indonesia. Salah satu tokoh yang dikenal dengan keberaniannya melawan penjajahan adalah Tuanku Imam Bonjol.

Tuanku Imam Bonjol merupakan salah satu ulama Indonesia yang memiliki nama asli Muhammad Shahab. Beliau lahir pada tahun 1772 di Kecamatan Bonjol, Sumatera Barat. Dalam buku berjudul Pahlawan Indonesia yang disusun oleh Tim Media Pusindo (2007: 29), dijelaskan bahwa Tuanku Imam Bonjol merupakan seorang guru agama yang berguru di Aceh dan memiliki gelar Malim Basa. Selama berguru, Tuanku Imam Bonjol mempelajari ilmu agama dan ilmu strategi perang. Beliau berguru dengan Tuanku Nan Renceh.

Ketika itu, pertentangan yang terjadi antara Kaum Adat dan Kaum Padri menjadi semakin tegang. Oleh sebab itu, beliau membuat benteng di Bukit Tajadi. Benteng ini kemudian diberi nama Bonjol. Dengan begitu, beliau disebut dengan nama Tuanku Imam Bonjol.

Pertentangan yang terjadi antara Kaum Adat dan Kaum Paderi ini terjadi karena berbagai faktor penyebab, salah satunya adalah politik adu domba yang diterapkan Belanda.

Perjuangan Tuanku Imam Bonjol tersebut lebih lanjut dibahas dalam buku berjudul Perjalanan hidup Tuanku Imam Bonjol dirangkum secara ringkas dalam buku berjudul Top Modul RPUL: Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap Indonesia dan Dunia Jilid 1 yang disusun oleh Taufik Hidayat, S.Si (2019: 181).

Dijelaskan dalam buku tersebut bahwa Tuanku Imam Bonjol dikenal sebagai pemimpin dan pejuang dalam mempertahankan Indonesia melawan Belanda dalam peperangan. Perang tersebut adalah Perang Padri.

Masih dalam buku yang sama, dipaparkan pula bahwa Perang Padri adalah pertempuran yang terjadi akibat pertentangan dalam masalah agama dan perang saudara.

Kemudian perang ini menjadi lebih besar dan berubah menjadi peperangan melawan penjajahan. Selama hidupnya, Tuanku Imam Bonjol mengabdikan dirinya untuk mempelajari agama. Dengan dirinya yang menjadi ulama,

Tuanku Imam Bonjol bercita-cita untuk memajukan kecerdasan rakyat Nusantara, khususnya dalam wawasan Islam. Berkat jasanya dalam melawan penjajahan di Indonesia, Tuanku Imam Bonjol dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia secara resmi pada tanggal 6 November 1973.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional Indonesia untuk Tuanku Imam Bonjol diberikan berdasarkan SK Presiden RI Nomor 087/TK/Tahun 1973. Tak hanya itu, nama Tuanku Imam Bonjol juga diabadikan sebagai nama jalan serta diperkenalkan pada lembaran uang Rp 5.000 yang diterbitkan Bank Indonesia pada 6 November 2001.

Pembahasan mengenai sejarah perjuangan Tuanku Imam Bonjol, Anda dapat mengenal lebih jauh mengenai sejarah perjuangan pahlawan-pahlawan Indonesia dalam mempertahankan keutuhan Indonesia. (DAP)