Sejarah Revolusi Prancis, Penyebab, beserta Pengaruhnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Revolusi Prancis adalah salah satu peristiwa revolusi yang terkenal di dunia. Adapun sejarah Revolusi Prancis ini berlangsung pada abd ke-18 Masehi.
Rahmawati dalam Peranan Kaum Borjuis Terhadap Munculnya Revolusi Prancis menyebutkan bahwa terjadinya Revolusi Prancis ini berkaitan dengan keberadaan kaum borjuis.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai sejarah Revolusi Prancis dan pengaruhnya, simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Sejarah Revolusi Prancis dan Penyebabnya
Revolusi Prancis adalah peristiwa yang terjadi pada abad ke-18 Masehi. Sejarah Revolusi Prancis berkaitan dengan berlangsungnya Revolusi Amerika. Kala itu, Prancis mengalami kekalahan dalam The Seven Year's War serta kehilangan wilayah teritori sekaligus koloninya di Amerika.
Akhirnya, Prancis pun menantikan kesempatan untuk melakukan balas dendam terhadap Inggris, hingga terjadilah Revolusi Amerika beserta Perang 13 Koloni Inggris. Peristiwa tersebut terjadi antara Amerika dengan Kerajaan Inggris.
Dalam peristiwa ini, Prancis membantu pihak pemenang, tetapi tetap mengalami kerugian. Hal itu membuat Prancis terlilit utang, mengalami kebangkrutan, hingga memicu penderitaan masyarakat.
Penyebab lain Revolusi Prancis, antara lain:
Peraturan pembayaran pajak yang wajib dilakukan rakyat biasa. Pasalnya, pemerintah feodal Prancis membagi masyarakat menjadi sejumlah kelas sosial, yakni golongan 1 (raja dan bangsawan), golongan 2 (pemuka agama dan tuan tanah), hingga golongan 3 (rakyat biasa).
Terjadinya kesenjangan sosial, ketidakpuasan rakyat, hingga rakyat mengalami kelaparan.
Terjadi pemberontakan ketika golongan 3 menuntut agar golongan 1 dan 2 juga membayar pajak.
Pada Juli 1789, terjadi kekacauan di Prancis, seperti terjadi kerusuhan, penjarahan, hingga pembakaran. Hal ini berlanjut sampai rakyat melakukan pembobolan di penjara.
Kerajaan Prancis tidak beroperasi usai terjadi pembobolan penjara, sehingga rakyat mengambil alih pemerintahan dan membentuk pemerintahan berbentuk republik.
Keluarnya Declaration of The Rights of Man and of The Citizen. Dalam deklarasi tersebut, pemerintah baru menjamin persamaan hak serta kewajiban warga, hingga melindunginya secara hukum.
Pembentukan republik oleh rakyat ini ternyata menimbulkan dampak besar. Pasalnya, siapa pun yang menolak Revolusi Prancis serta mendukung kerajaan akan mendapatkan sanksi, berupa hukuman pancung menggunakan alat Guillotine.
Sekitar tahun 1789-1799, kurnag lebih 40.000 rakyat Prancis harus berakhir dengan hukuman pancung. Bahkan, termasuk Raja Louis XVI serta Ratu Marie Antoinette juga turut mendapatkan hukuman.
Pengaruh Revolusi Prancis
Terjadinya Revolusi Prancis ini memberikan dampak yang cukup besar. Adapun beberapa bentuk pengaruh Revolusi Prancis adalah:
Menimbulkan revolusi di negara lain, seperti di Rusia dan Karibia.
Menyadarkan masyarakat bahwa raja bukan pemimpin yang absolut.
Menurunnya jumlah feodalisme di seluruh dunia.
Demikian beberapa informasi mengenai sejarah Revolusi Prancis dan pengaruhnya. [ENF]
