Konten dari Pengguna

Sejarah Selat Capalulu, Segitiga Bermuda di Maluku Utara

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Selat Capalulu. Unsplash.com/Matt Hardy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Selat Capalulu. Unsplash.com/Matt Hardy

Sejarah Selat Capalulu, yang terletak di antara Pulau Taliabu dan Pulau Mangole di Kepulauan Sula, Maluku Utara, sering disebut sebagai Segitiga Bermuda Indonesia. Hal ini karena arusnya yang kuat dan fenomena alam yang misterius.

Dikutip dari jurnal.sttalhidros.ac.id, selat ini dikenal sebagai salah satu perairan dengan arus terkuat di dunia, dan menempati posisi kedua setelah Segitiga Bermuda.

Sejarah Selat Capalulu, Segitiga Bermuda Indonesia

Ilustrasi Sejarah Selat Capalulu. Unsplash.com/Matt Hardy

Sejarah Selat Capalulu mencatat bahwa selat ini telah menjadi saksi bisu berbagai insiden maritim.

Menurut laporan, beberapa kapal pernah hilang saat melintasi selat ini akibat arus deras yang membentuk pusaran air berbahaya. Hingga kini, bangkai kapal-kapal tersebut belum ditemukan, menambah aura misteri di sekitar perairan ini.

Fenomena arus kuat di Selat Capalulu disebabkan oleh pertemuan arus dari Laut Maluku dan Laut Seram.

Pertemuan ini menciptakan arus deras yang berputar, membentuk pusaran air yang dapat membahayakan kapal-kapal yang melintas.

Kondisi geografis selat yang sempit dan diapit oleh dua pulau besar turut memperkuat intensitas arus tersebut.

Salah satu insiden tragis terjadi pada Juni 2019, ketika sebuah longboat yang mengangkut sembilan penumpang tenggelam di Selat Capalulu. Dalam insiden ini, tujuh penumpang berhasil selamat, sementara satu orang meninggal dan satu lainnya hilang.

Meskipun terdengar sangat menakutkan, Selat Capalulu memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata bahari. Keindahan alam bawah lautnya menawarkan daya tarik bagi penyelam dan pecinta alam.

Namun, penting bagi wisatawan untuk selalu waspada dan mematuhi panduan keselamatan saat beraktivitas di sekitar selat ini.

Bagi masyarakat setempat, Selat Capalulu bukan hanya sekadar perairan berbahaya, tetapi juga bagian integral dari kehidupan sehari-hari.

Mereka telah lama hidup berdampingan dengan fenomena alam ini, mengembangkan pengetahuan lokal dan kearifan tradisional untuk menavigasi perairan tersebut dengan aman.

Selat Capalulu adalah fenomena nyata bagaimana kekuatan alam dapat membentuk sejarah dan budaya suatu wilayah.

Dengan memahami fenomena alam ini, manusia dapat mengambil pelajaran berharga tentang keharmonisan antara manusia dan alam.

Sejarah Selat Capalulu menghantarkan manusia agar dapat lebih menghargai dan memanfaatkan Selat Capalulu secara bijaksana, sambil tetap menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan sekitarnya. (Aya)

Baca Juga: Misteri Segitiga Bermuda yang Belum Bisa Dijelaskan hingga Kini