Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Sejarah Serabi, Sudah Dikenal Sejak Zaman Kerajaan Mataram
28 Februari 2025 0:58 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Nama serabi tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, utamanya kalangan dewasa hingga tua. Hanya saja belum banyak yang tahu mengenai sejarah serabi itu sendiri.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Cara membuat kue serabi, Siti Rochani, (2007:13), dijelaskan bahwa serabi merupakan kue tradisional yang ukurannya lebih tipis dari apem. Seiring berjalannya waktu, cita rasanya kian beragam, tergantung ciri khas daerah asalnya.
Kabarnya, serabi telah ada sejak zaman kerajaan yang disebut dalam sebuah karya sastra karangan para pujangga Keraton Surakarta. Penasaran dengan sejarah munculnya serabi di Indonesia? Jangan lewatkan penjelasan di sini sampai selesai.
Sejarah Serabi
Mengulik sejarah serabi, terdapat beberapa versi yang beredar di masyarakat. Kali ini akan dibahas serabi khas Solo yang diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Islam pada abad ke-16.
Pada saat itu, serabi disajikan sebagai makanan ringan untuk para bangsawan dan tamu-tamu kerajaan.
ADVERTISEMENT
Nama serabi sendiri berasal dari bahasa Jawa, yaitu sre yang berarti menggoreng dan abi berarti tepung beras. Jadi, jika digabungkan, nama serabi dapat diartikan sebagai makanan yang dimasak dengan digoreng dan berasal dari tepung beras.
Serabi menjadi makanan tradisional yang populer di Jawa pada abad ke-19, ketika para pedagang dan penjual makanan mulai menjual serabi di pasar-pasar tradisional. Pada saat itu, serabi disajikan dengan berbagai topping, seperti gula merah, kelapa, dan kacang.
Saat ini, serabi dapat ditemukan dalam berbagai variasi, seperti serabi Solo , serabi Yogyakarta, dan serabi Bandung. Masing-masing variasi memiliki ciri khas dan rasa yang unik.
Perlu diketahui bahwa serabi telah diakui sebagai salah satu warisan budaya Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa serabi memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT
Itulah penjelasan mengenai sejarah serabi yang sudah dikenal sejak zaman Kerajaan Mataram. Meski termasuk makanan tradisional dari bahan sederhana, tetapi penggemarnya datang dari berbagai kalangan, baik orang dewasa maupun anak muda.