Konten dari Pengguna

Sejarah Situs Duplang, Jejak Sejarah Megalitikum di Jawa Timur

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah situs duplang, foto: unsplash/d kah
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah situs duplang, foto: unsplash/d kah

Sejarah Situs Duplang menggambarkan budaya dan tradisi masyarakat Nusantara pada masa lampau.

Situs Duplang merupakan salah satu situs arkeologi penting yang menjadi saksi bisu peradaban megalitikum di Indonesia.

Situs ini terletak di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, situs ini menawarkan wawasan menarik tentang kehidupan masyarakat prasejarah.

Sejarah Situs Duplang dan Artefak Megalitikum yang Menakjubkan

Ilustrasi sejarah situs duplang, foto: unsplash/Andreas Brunn

Mengutip dari situs uinkhas.ac.id, sejarah Situs Duplang punya berbagai peninggalan megalitikum yang ditemukan di sana. Beberapa artefak utama yang dapat ditemukan meliputi:

  • Menhir, batu tegak yang digunakan untuk pemujaan roh nenek moyang.

  • Dolmen, meja batu besar yang berfungsi sebagai tempat pemujaan atau kuburan.

  • Batu Kenong, yang digunakan untuk mempersembahkan sesaji bagi arwah leluhur.

Artefak-artefak ini ditemukan dalam posisi asli mereka, mencerminkan fungsi spiritual yang kuat pada masa itu.

Para arkeolog memperkirakan situs ini telah ada sejak abad ke-4 hingga ke-10 Masehi, menjadikannya salah satu situs paling bersejarah di Jawa Timur.

Tradisi dan Peran Spiritual

Ilustrasi sejarah situs duplang, foto: unsplash/Alex Guillaume

Situs Duplang tidak hanya dikenal karena artefak megalitikumnya yang berharga, tetapi juga karena tradisi spiritualnya yang masih hidup hingga kini.

Salah satu tradisi yang terkenal adalah upacara "Sembah Lasdono," yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Ritual ini mencerminkan hubungan yang erat antara masyarakat dengan leluhur mereka, menunjukkan bagaimana budaya lokal tetap dihormati dan dijaga keberlangsungannya.

Pada tahun 1985, Situs Duplang diresmikan sebagai cagar budaya, menegaskan perannya yang penting dalam melestarikan warisan sejarah Indonesia.

Penetapan ini menyoroti nilai sejarah dan budaya yang terkandung di situs tersebut, menjadikannya sebagai salah satu aset berharga bangsa.

Meskipun lokasinya tidak terlalu luas, sekitar 10x10 meter, Situs Duplang menjadi simbol kekayaan budaya dan sejarah yang patut dihargai.

Bagi para pengunjung, Situs Duplang menawarkan lebih dari sekadar pengalaman wisata sejarah.

Terletak sekitar 16 km dari pusat Kota Jember, perjalanan menuju situs ini memang menantang karena kondisi jalannya.

Namun, usaha yang diperlukan untuk mencapainya sebanding dengan pengalaman edukatif yang ditawarkan.

Situs ini juga memberikan wawasan mendalam tentang budaya megalitikum dan tradisi lokal, menjadikannya destinasi yang memadukan sejarah, edukasi, dan spiritualitas.

Sejarah Situs Duplang menjadi bukti nyata kekayaan budaya dan peradaban Nusantara. Dengan pelestarian yang baik, situs ini dapat terus memberikan inspirasi dan pengetahuan bagi generasi mendatang. (Echi)

Baca Juga: 5 Situs Sejarah NTB dengan Kisah Berharga dari Masa Lampau