Konten dari Pengguna

Sejarah Suku Bajo di Wakatobi yang Banyak Tersebar di Wilayah Timur Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Suku Bajo di Wakatobi. Sumber: Unsplash.com/Benjamin L. Jones
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Suku Bajo di Wakatobi. Sumber: Unsplash.com/Benjamin L. Jones

Bajo adalah salah satu nama suku yang ada di dunia, tepatnya di wilayah timur Indonesia. Sejarah Suku Bajo di Wakatobi terdiri dari banyak versi. Ada yang menyebutkan berasal dari Johor, dari Sulawesi, bahkan dari Filipina.

Keberagaman versi tersebut dapat terjadi karena sejatinya, Suku Bajo merupakan suku yang dikenal sebagai masyarakat pesisir. Selain itu, wilayah geografis dari Suku Bajo pun tidak spesifik seperti Suku Jawa yang ada di Pulau Jawa.

Sejarah Suku Bajo di Wakatobi, Indonesia

Ilustrasi Sejarah Suku Bajo di Wakatobi. Sumber: Unsplash.com/Aruka Death

Sejarah Suku Bajo di Wakatobi merupakan informasi menarik bagi setiap orang yang menyukai pembahasan etnografi. Suku Bajo itu sendiri adalah salah satu suku yang eksis di Indonesia.

Mengutip dari buku Kesehatan Masyarakat Pesisir, Tosepu, dkk. (2016: 29), keberadaan Suku Bajo di Indonesia dapat ditemui di banyak wilayah perairan, seperti di Pulau Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Nusa Tenggara, dan lain-lain.

Asal-usul suku yang banyak tersebar di wilayah Timur Indonesia itu memiliki banyak versi. Keberagaman versi tersebut dapat terjadi karena Suku Bajo termasuk suku yang dikenal sebagai masyarakat pesisir.

Mengutip dari buku yang sama, Tosepu, dkk. (2016: 29 – 30), terdapat beberapa versi mengenai Suku Bajo, antara lain:

  • Ada pendapat dari Johor;

  • Ada pendapat dari Palopo, Sulawesi Selatan; dan

  • Ada pula pendapat dari Filipina.

Kehidupan Suku Bajo di Indonesia

Ilustrasi Sejarah Suku Bajo di Wakatobi. Sumber: Unsplash.com/Benjamin L. Jones

Bajo sebagai salah satu suku yang eksis di Indonesia tentu memiliki kehidupan. Suku Bajo melaksanakan kegiatan memancing, berdagang, bahkan berbudaya.

Mengutip dari buku berjudul Buku Referensi Potret Masyarakat Pesisir Konsep Inovasi Gizi & Kesehatan, Salma, dkk. (2021: 3), Suku Bajo merupakan kelompok pengembara laut terbesar yang tersisa di dunia, tersebar di ratusan komunitas yang menetap di Asia Tenggara.

Suku yang hidup sebagai pengembara itu menghabiskan hidupnya di rumah perahu sambil berpindah-pindah jarak. Tujuannya untuk memancing dan berdagang di sepanjang rute yang dilalui.

Mengutip dari buku yang sama, sebagian orang Bajo menetap dan menikah dengan kelompok lokal berbasis darat. Namun, tetap mempertahankan budayanya.

Kini, diketahui bahwa sejarah Suku Bajo di Wakatobi terdiri atas banyak versi karena ada yang menyebutkan berasal dari Johor, Sulawesi, dan Filipina. Terlepas dari asal-usul Suku Bajo, kenyataannya suku tersebut memang merupakan masyarakat pesisir. (AA)