Sejarah Tari di Indonesia dan Fungsinya dari Masa ke Masa

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
22 April 2024 21:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi sejarah tari. Sumber: Quang Nguyen Vinh/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah tari. Sumber: Quang Nguyen Vinh/pexels.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Tari adalah salah satu kesenian yang memadukan gerak tubuh serta irama musik. Seni tari sendiri telah ada sejak zaman dahulu. Adapun sejarah tari bermula dari zaman prasejarah ketika manusia mula menggunakan gerak tangan serta kaki yang sederhana.
ADVERTISEMENT
Hadi dalam Revitalisasi Tari Tradisional menyebutkan bahwa tarian tradisional pada zaman dahulu banyak digunakan untuk mengiringi upacara adat atau ritual keagamaan.
Untuk mengetahui penjelasan lengkap menegnai sejarah tari di Indonesia, simak penjelasannya di artikel berikut.

Sejarah Tari di Indonesia

Ilustrasi sejarah tari. Sumber: Estúdio23/pexels.com
Tari adalah kesenian yang memadukan unsur gerak, musik, dan ekspresi. Kesenian ini telah muncul sejak berabad-abad yang lalu. Adapun sejarah tari di Indonesia terbagi menjadi sejumlah fase, antara lain:

1. Masa Prasejarah

Pada masa prasejarah, tarian dianggap memiliki unsur magis dan sakral. Tarian menjadi bagian dari kepercayaan masyarakat zaman dahulu dan gerakannya juga mengikuti gerak alam.

2. Masa Hindu Buddha

Sejarah tari di masa Hindu Buddha mulai memiliki pakem atau standarnya sendiri. Hal itu karena terdapat sumber literatur terkait seni tari, yakni Natya Sastra karya Bharata Muni.
ADVERTISEMENT

3. Masa Islam

Sejarah tari di masa masuknya Islam di Indonesia baru mulai tahun 1755 ketika Kerajaan Mataram Islam terbagi menjadi dua kesultanan. Untuk menunjukkan identitas masing-masing, setiap kerajaan pun menampilkannya lewat seni tari.

4. Masa Penjajahan

Pada masa penjajahan, kesenian tari diperagakan secara terbatas, yakni untuk upacara tradisi maupun acara kerajaan. Sejumlah tari yang muncul di masa ini menunjukkan kegagahan para prajurit.

5. Masa Pasca Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, seni tari terus mengalami perkembangan. Tarian bukan hanya untuk kepentingan adat dan kerajaan saja, tetapi juga untuk hiburan serta komersial.

Fungsi Seni Tari

Di Indonesia, tarian memiliki sejumlah fungsi. Adapun beberapa fungsi seni tari dari masa ke masa, antara lain:
ADVERTISEMENT
Demikian sederet informasi mengenai sejarah tari di Indonesia dan fungsinya. [ENF]