Konten dari Pengguna

Sejarah Tol Kalikangkung dan Penjelasan Jalurnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Tol Kalikangkung. Unsplash.com/Tomy Kusnanto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Tol Kalikangkung. Unsplash.com/Tomy Kusnanto

Sejarah Tol Kalikangkung adalah salah satu bagian penting dari jaringan jalan tol di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Tol ini terintegrasi dengan jalur utama Tol Trans Jawa, yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya.

Dikutip dari laman p2k.stekom.ac.id, tol Kalikangkung menjadi titik krusial dalam arus mudik dan balik Lebaran, karena berfungsi sebagai pintu masuk menuju Kota Semarang dari arah barat.

Sejarah Tol Kalikangkung dan Jalurnya

Ilustrasi Sejarah Tol Kalikangkung. Unsplash.com/Fikri Ardiansyah

Sejarah Tol Kalikangkung resmi beroperasi pada tahun 2006 sebagai bagian dari ruas Tol Semarang - Batang, yang kemudian menjadi bagian penting dari jaringan Tol Trans Jawa.

Pembangunan tol ini bertujuan untuk memperlancar arus kendaraan yang melintas di jalur pantai utara (Pantura) Jawa. Karena selama ini jalur Pantura terkenal dengan kemacetannya, terutama saat musim libur panjang dan arus mudik.

Nama “Kalikangkung” diambil dari nama daerah di Semarang yang dilalui oleh tol ini. Sejak dioperasikan, Tol Kalikangkung menjadi titik strategis dalam manajemen lalu lintas.

Terutama saat diberlakukan sistem one way (satu arah) atau contraflow guna mengurai kemacetan saat arus mudik dan balik.

Tol Kalikangkung terletak di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Tol ini menjadi bagian dari ruas Tol Batang - Semarang, yang menghubungkan beberapa wilayah penting di Jawa Tengah.

Gerbang Tol (GT) Kalikangkung berfungsi sebagai pintu masuk utama menuju Semarang dari arah barat, sekaligus menjadi titik pengawasan arus kendaraan yang keluar dan masuk kota.

Jalur Tol Kalikangkung memiliki peran strategis karena menghubungkan beberapa ruas tol utama, seperti:

  • Tol Batang - Semarang: menghubungkan Kabupaten Batang dengan Kota Semarang, mempersingkat waktu tempuh dari arah barat ke Semarang.

  • Tol Semarang - Solo: melanjutkan perjalanan dari Semarang menuju Solo dan wilayah selatan Jawa.

  • Tol Semarang - Demak (yang sedang dalam tahap pembangunan): akan mempermudah akses ke kawasan Demak dan sekitarnya.

Saat musim mudik, Tol Kalikangkung menjadi perhatian utama karena sering dijadikan titik awal penerapan rekayasa lalu lintas, seperti sistem one way dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan kendaraan di jalur arteri maupun di dalam Kota Semarang.

Dengan peran sejarah Tol Kalikangkung yang strategis, tol ini menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan dan memperlancar arus kendaraan, khususnya saat periode padat seperti libur panjang dan mudik Lebaran. (Aya)

Baca juga: Asal-Usul Lagu Nina Bobo, Legenda, Fakta, dan Misteri di Baliknya