Konten dari Pengguna

Siapa yang Mengalahkan Sphinx menurut Legenda Yunani? Ini Jawabannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi siapa yang mengalahkan sphinx menurut legenda yunani. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi siapa yang mengalahkan sphinx menurut legenda yunani. Foto: Pixabay

Siapa yang mengalahkan Sphinx menurut legenda Yunani? Menurut legenda Yunani, Sphinx dikalahkan oleh Oedipus.

Bagaimana kisah selengkapnya? Siapakah juga sosok Oedipus? Simak artikel selengkapnya untuk mendapat jawabannya.

Siapa yang Mengalahkan Sphinx menurut Legenda Yunani?

Ilustrasi siapa yang mengalahkan sphinx menurut legenda yunani. Foto: Pixabay

Sphinx adalah makhluk mitologi dengan kepala wanita, tubuh singa, dan sayap burung. Ia dikenal karena teka-tekinya yang mematikan.

Sphinx tinggal di dekat kota Thebes dan menantang setiap pelintas dengan teka-teki. Jika mereka gagal menjawab, Sphinx akan membunuh mereka.

Ketika Oedipus tiba di Thebes, ia menemukan kota tersebut berada di bawah teror Sphinx. Sphinx kemudian mengajukan pertanyaan, yaitu “makhluk apa yang berjalan dengan empat kaki di pagi hari, dua kaki di siang hari, dan tiga kaki di malam hari?"

Oedipus rupanya menjawab dengan benar, yakni “manusia, yang merangkak dengan empat kaki saat bayi, berjalan dengan dua kaki saat dewasa, dan menggunakan tongkat sebagai kaki ketiga saat tua."

Karena Oedipus berhasil menjawab teka-teki tersebut, Sphinx merasa terpukul dan memutuskan untuk bunuh diri dengan melompat dari tebing.

Dengan demikian, Oedipus berhasil mengalahkan Sphinx dan menyelamatkan kota Thebes dari teror makhluk tersebut. Hal itu membuatnya dihormati sebagai pahlawan.

Sebagai hadiah atas jasanya, Oedipus diangkat sebagai raja Thebes dan menikahi Ratu Jocasta, tanpa mengetahui bahwa Jocasta adalah ibu kandungnya. Mereka memiliki empat anak, yakni Eteocles, Polynices, Antigone, dan Ismene.

Oedipus sendiri adalah putra dari Raja Laius dan Ratu Jocasta dari Thebes. Sebelum kelahiran Oedipus, sebuah ramalan mengungkapkan bahwa ia akan membunuh ayahnya dan menikahi ibunya. Karena takut akan ramalan ini, Laius dan Jocasta memutuskan untuk membuang Oedipus.

Oedipus ditinggalkan di Gunung Cithaeron dan kemudian ditemukan oleh seorang penggembala yang membawanya ke Raja Polybus dan Ratu Merope dari Korintus, yang kemudian mengadopsi dan membesarkannya.

Saat dewasa, Oedipus mengetahui ramalan bahwa ia akan membunuh ayahnya dan menikahi ibunya. Percaya bahwa orang tua angkatnya di Korintus adalah orang tua kandungnya, ia memutuskan untuk meninggalkan Korintus untuk menghindari takdir tersebut.

Dalam perjalanannya, Oedipus bertemu dengan Raja Laius di sebuah persimpangan jalan tanpa mengetahui bahwa itu adalah ayah kandungnya, terjadi pertikaian yang berakhir dengan pembunuhan Laius oleh Oedipus.

Akhirnya, kebenaran tentang asal usul Oedipus terungkap. Jocasta, yang merasa malu dan putus asa, bunuh diri. Oedipus, dalam keputusasaan, membutakan dirinya sendiri dan pergi dari Thebes.

Demikian adalah artikel yang menjawab pertanyaan siapa yang mengalahkan Sphinx menurut legenda Yunani dan juga tragedi mengenaskan di baliknya. (SP)