Siapa yang Menulis Teks Proklamasi? Ini Sosoknya dan Penjelasannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa yang menulis teks proklamasi? Dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, sering kali sosok yang menulis teks tersebut cenderung tidak terlalu diketahui oleh publik.
Republik Indonesia sebentar lagi akan memperingati HUT RI yang ke-80 dan teks proklamasi itu pasti akan dibacakan setiap upacara peringatan HUT RI. Untuk tingkat pusat sendiri, teks proklamasi akan dibacakan oleh Ketua DPR RI.
Siapa yang Menulis Teks Proklamasi?
Siapa yang menulis teks proklamasi? Dikutip dari buku Soekarno dan Tan Malaka Negawaran Sejati yang Pernah Diasingkan, Adji Nugroho & Novi Fuji, (2020:71), teks proklamasi ditulis oleh Soekarno.
Inilah yang menyebabkannya disebut sebagai proklamator kemerdekaan Republik Indonesia, yang berarti orang yang menulis serta membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Dalam sejarahnya, Soekarno dan Hatta telah menyusun teks proklamasi saat masih berada di Rengasdengklok. Karawang, yang dilakukan di rumah Djiaw Kie Siong, seorang Tionghoa.
Achmad Soebardjo kemudian mengundang keduanya untuk segera membacakan proklamasi kemerdekaan Indonesia saat dia sampai di Rengasdengklok.
Selanjutnya, beberapa tokoh besar seperti Soekarno, Mohammad Hatta, dan Achmad Soebardjo menyusun teks tersebut yang disaksikan oleh B. M. Diah, Soekarni, Sayuti Melik, dan Sudiro.
Hasil dari pembicaraan ketiganya adalah rumusan tulisan tangan yang pada akhirnya mengalami sedikit perubahan.
Siapa yang menulis teks proklamasi? Bunyi teks proklamasi pada kalimat pertama diketahui adalah saran dari Achmad Soebardjo dan kalimat terakhir pada teks proklamasi adalah saran dari Moh. Hatta.
Dengan menggunakan mesin tik dari kantor kepala perwakilan angkatan laut Jerman, Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler, Sayuti Melik kemudian menyalin teks proklamasi yang telah disusun dan mengetik teks proklamasi.
Pada tanggal 17 Agustus 1945, pembacaan proklamasi itu kemudian diselenggarakan di Jalan Pegangsaan Timur No.56 yang merupakan rumah Soekarno pada pukul 10.00.
Acara dimulai dengan pembacaan proklamasi oleh Bung Karno yang dilanjutkan dengan pidato singkatnya tanpa teks dan disambung dengan pengibaran bendera merah putih yang dijahit oleh Fatmawati.
Acara selanjutnya adalah sambutan oleh Soewirjo, wakil wali kota saat itu, dan sambutan oleh Moewardi, pemimpin Barisan Pelopor.
Siapa yang menulis teks proklamasi? Meski peristiwa Proklamasi Kemerdekaan telah berlalu beberapa dekade, sosok penulisnya akan dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Indonesia. (Mey)
Baca juga: Rangkuman Sejarah Lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia
