Konten dari Pengguna

Sikap yang Ditunjukkan Bangsa Jepang untuk Menarik Simpati Bangsa Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sikap yang Ditunjukkan Bangsa Jepang untuk Menarik Simpati Bangsa Indonesia adalah. Sumber: Pexels.com/SHVETS production
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sikap yang Ditunjukkan Bangsa Jepang untuk Menarik Simpati Bangsa Indonesia adalah. Sumber: Pexels.com/SHVETS production

Jepang merupakan penjajah yang pernah melakukan sikap seolah baik untuk menarik simpati negara jajahannya. Salah satu sikap yang ditunjukkan bangsa Jepang untuk menarik simpati bangsa Indonesia adalah seolah-olah menjadi “Saudara Tua”.

Selain itu, Jepang juga menggencarkan propaganda Gerakan 3A yang meliputi Jepang Cahaya Asia, Jepang Pemimpin Asia, dan Jepang Pelindung Asia. Namun, layaknya konsep ‘seolah baik’, propaganda tersebut hanya siasat untuk memanfaatkan negeri jajahannya.

Sikap yang Ditunjukkan Bangsa Jepang untuk Menarik Simpati Bangsa Indonesia

Ilustrasi Sikap yang Ditunjukkan Bangsa Jepang untuk Menarik Simpati Bangsa Indonesia adalah. Sumber: Pexels.com/Andrea Piacquadio

Jepang adalah penjajah yang pernah datang ke Indonesia, setelah ratusan tahun Indonesia dijajah oleh Belanda. Jepang datang ke Indonesia pada tahun 1942, yakni tiga tahun sebelum Indonesia merdeka.

Saat datang ke Indonesia, Jepang melakukan siasat dengan bersikap seolah baik. Contoh sikap yang ditunjukkan bangsa Jepang untuk menarik simpati bangsa Indonesia adalah seolah-olah menjadi “Saudara Tua”.

Mengutip dari buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial (Geografi, Sejarah, Sosiologi, Ekonomi) untuk Kelas IX, Saraswati dan Ida (2008: 11), Jepang mengaku sebagai Saudara Tua yang hendak memperbaiki nasib bangsa Indonesia dan membebaskannya dari penjajahan Belanda.

Selain mempopulerkan sebutkan Saudara Tua bagi Indonesia, Jepang juga menggencarkan Gerakan 3A. Gerakan tersebut merupakan propaganda Jepang yang isinya adalah Jepang Cahaya Asia, Jepang Pemimpin Asia, dan Jepang Pelindung Asia.

Namun, setiap konsep ‘seolah baik’ tentu tidak benar-benar baik. Sikap baik yang ditunjukkan oleh Jepang hanya kamuflase alias siasat untuk melancarkan misinya, seperti mengeksploitasi alam dan potensi rakyat Indonesia.

Tindakan Eksploitasi yang Dilakukan oleh Jepang terhadap Indonesia

Ilustrasi Sikap yang Ditunjukkan Bangsa Jepang untuk Menarik Simpati Bangsa Indonesia adalah. Sumber: Pexels.com/SHVETS production

Serupa dengan sikap penjajah, Jepang pun nyatanya melakukan eksploitasi terhadap negeri jajahannya. Mengutip dari buku Sejarah Pergerakan Nasional, Iryana (2022: 161), berikut adalah beberapa tindakan eksploitasi Jepang terhadap Indonesia.

  • Mengharuskan petani menyerahkan hasil panen, ternak, dan harta miliknya kepada Jepang guna menjadi biaya Perang Asia Pasifik.

  • Mengangkut hasil kekayaan alam Indonesia yang berupa hasil tambang, perkebunan, serta hutan ke Jepang.

  • Memberlakukan kerja paksa tanpa upah (romusha).

  • Memberlakukan kerja paksa tanpa upah bagi tokoh masyarakat (kinrohosi).

Kini, jelas bahwa sikap yang ditunjukkan bangsa Jepang untuk menarik simpati bangsa Indonesia adalah seolah-olah menjadi baik. Misalnya, menyebut sebagai Saudara tua dan mempropagandakan Gerakan 3A. (AA)