Konten dari Pengguna

Silsilah Kerajaan Mataram Kuno dan Peninggalannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto hanya ilustrasi: Silsilah Kerajaan Mataram. Sumber: Ray Bilcliff/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto hanya ilustrasi: Silsilah Kerajaan Mataram. Sumber: Ray Bilcliff/Pexels.com

Kerajaan Mataram Kuno merupakan salah satu kerajaan paling besar di nusantara dan erat kaitannya dengan kerajaan Hindu-Buddha di Jawa. Perlu kamu tahu, kerajaan ini disebut juga dengan nama Kerajaan Mataram Hindu maupun Kerajaan Medang.

Kerajaan Mataram Kuno, mulai dari perjuangan, masa kejayaan, hingga surut banyak meninggalkan sejarah. Tidak heran, banyak peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang masih bisa orang lihat hingga sekarang.

Lalu, seperti apa silsilah dan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno? Simak uraian berikut!

Sejarah Singkat & Silsilah Mataram Kuno

Foto hanya ilustrasi: Silsilah Kerajaan Mataram. Sumber: Matt Hardy/Pexels.com

Ita Fitria, dkk., dalam buku berjudul 100+ Tempat Wisata dan Budaya di Indonesia, menjelaskan bahwa Kerajaan Mataram Kuno terletak di Jawa Tengah dan berdiri sekitar abad ke-8 Masehi.

Kerajaan ini mempunyai corak agama Hindu sehingga kerajaan ini juga sering disebut sebagai Kerajaan Mataram Hindu.

Ada beberapa dinasti yang memimpin Kerajaan Mataram Kuno, yakni Dinasti Sanjaya, Dinasti Syailendra, dan Dinasti Isyana.

Berdasarkan periode kepemimpinannya, lokasi ibu kota awalnya berada di Jawa Tengah ketika Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra berkuasa.

Dinasti Sanjaya memimpin Mataram Kuno dengan corak Hindu dan berkuasa di wilayah Jawa Tengah bagian utara. Sedangkan, Dinasti Syailendra memimpin Kerajaan Mataram Kuno dengan corak Buddha yang berkuasa di Jawa Tengah bagian selatan.

Sebenarnya, pada periode kepemimpinan Dinasti Sanjaya, Kerajaan Mataram Kuno mempunyai pengaruh besar. Namun, setelah digantikan oleh Rakai Panangkaran, muncul perpecahan dan membuat kepemimpinan terbagi menjadi dua dinasti.

Kemudian, pada masa kepemimpinan Rakai Garung alias Samaratungga, kekuasan meluas sampai Semenanjung Malaka. Bukan hanya kekuasaan, kebudayaan juga turut berkembang hebat, seperti pembangunan Candi Borobudur.

Pada akhirnya, Kerajaan Mataram Kuno dapat disatukan kembali setelah Rakai Pikatan, raja setelah Samaratungga, yang berasal dari Dinasti Sanjaya menikah dengan Pramodawardhani dari Dinasti Syailendra.

Kerajaan ini sebenarnya tidak hanya berlokasi di Jawa Tengah saja. Pada masa Dinasti Isyana, ibu kota kerajaan dipindahkan ke Jawa Timur oleh Mpu Sindok.

Keputusan ini diambil dengan alasan untuk menghindari letusan Gunung Merapi, serangan Kerajaan Sriwijaya, perebutan kekuasaan, dan ekonomi yang sulit berkembang.

Inilah raja-raja yang berkuasa di Mataram Kuno dari awal hingga akhir, yaitu:

  1. Sanjaya (pendiri kerajaan Mataram Kuno sekaligus Dinasti Sanjaya).

  2. Rakai Panangkaran (awal kekuasaan Dinasti Syailendra).

  3. Rakai Panunggalan alias Dharanindra.

  4. Rakai Warak alias Samaragrawira.

  5. Rakai Garung alias Samaratungga.

  6. Rakai Pikatan (kembalinya Dinasti Sanjaya).

  7. Rakai Kayuwangi atau Dyah Lokapala.

  8. Rakai Watuhumalang.

  9. Rakai Watukura Dyah Balitung.

  10. Mpu Daksa.

  11. Rakai Layang Dyah Tulodong.

  12. Rakai Sumba Dyah Wawa.

  13. Mpu Sindok (pendiri Dinasti Isyana sekaligus awal periode Mataram Kuno di Jawa Timur).

  14. Sri Lokapala.

  15. Makuthawangsawardhana.

  16. Dharmawangsa Teguh (akhir Kerajaan Mataram Kuno).

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Berikut ini peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang tersebar di beberapa wilayah dan masih ada hingga sekarang, yakni :

  1. Prasasti Kalasan.

  2. Prasasti Canggal.

  3. Prasasti Klurak.

  4. Prasasti Mantyasih.

  5. Candi Plaosan.

  6. Candi Kalasan.

  7. Candi Sambisari.

  8. Candi Prambanan.

  9. Candi Kedulan.

  10. Candi Barong.

  11. Candi Sojiwan.

  12. Candi Sari.

  13. Candi Borobudur.

  14. Candi Gedong Songo.

  15. Candi Mendut.

Demikianlah penjelasan singkat serta peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Semoga bermanfaat!

(eka)