Konten dari Pengguna

Sistem Demokrasi Liberal: Pengertian beserta Ciri-cirinya yang Penting Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sistem demokrasi liberal. Sumber: August de Richelieu/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sistem demokrasi liberal. Sumber: August de Richelieu/pexels.com

Sistem demokrasi liberal adalah sistem pemerintahan yang menganut akan kebebasan serta menjunjung hak individu. Dalam sistem pemerintahan ini, badan legislatif mempunyai kedudukan yang lebih tinggi daripada badan eksekutif.

Arta dalam Sistem Pemerintahan Demokrasi Liberal dan Tercapainya Pemilihan Umum I pada Tahun 1955 di Indonesia menyebutkan bahwa sistem demokrasi liberal menjunjung hak individual masyarakat dari kekuasaan pemerintah.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai sistem demokrasi liberal, simak selengkapnya di artikel berikut.

Pengertian Sistem Demokrasi Liberal

Ilustrasi sistem demokrasi liberal. Sumber: August de Richelieu/pexels.com

Sistem demokrasi liberal adalah sistem pemerintahan yang di dalamnya mempunyai banyak partai. Dalam sistem pemerintahan ini, kekuasaan politik dipegang oleh politisi yang pusatnya di parlemen.

Di samping itu, sistem demokrasi liberal juga mendukung dan menghargai kebebasan individu dalam individualisme maupun berpolitik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi adanya kesenjangan ekonomi sekaligus memberikan hak yang sama untuk seluruh rakyat.

Untuk itu, sistem demokrasi liberal adalah sistem politik yang didasarkan pada hak-hak individu. Dengan begini, setiap warga negara mempunyai kekuasaan yang sama tanpa memandang agama, suku, maupun ras awal individu.

Sistem demokrasi liberal ini menjunjung prinsip-prinsip demokrasi berdasarkan partisipasi rakyat, melindungi hak individu, hingga membagi kekuasaan antara badan legislatif serta eksekutif.

Ciri-ciri Sistem Demokrasi Liberal

Sistem demokrasi liberal mempunyai beberapa ciri-ciri, antara lain:

  1. Kabinet dipimpin oleh seorang perdana menteri yang bertanggung jawab langsung terhadap parlemen.

  2. Kedudukan kepala negara tidak bisa diganggu gugat.

  3. Masa jabatan kabinet tidak ditentukan secara pasti mengenai lamanya.

  4. Kabinet bisa dijatuhkan setiap waktu oleh parlemen. Di sisi lain, pemerintah juga bisa membubarkan parlemen.

  5. Susunan anggota serta program kabinet berdasarkan suara terbanyak dalam parlemen.

  6. Keputusan berdasarkan mayoritas.

  7. Kekuasaan serta kekuatan terhadap suatu negara fokus pada parlemen.

  8. Memiliki sistem voting di dalam pengambilan keputusan.

  9. Menganut suatu paham demokrasi di dalam sistem pemerintahannya serta dituangkan dalam konstitusinya.

  10. Mempunyai perwakilan dari rakyat dalam suatu negara dan membatasi kekuatan para penguasa.

Demikian beberapa informasi penting seputar sistem demokrasi liberal dan ciri-cirinya. [ENF]